PERAN MAKERSPACE DALAM KOMUNITAS C2O LIBRARY AND COLLABTIVE DI KOTA SURABAYA

*Masykur Hidayatullah  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro,, Indonesia
Hermintoyo Hermintoyo  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro,, Indonesia
Published: 20 Aug 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 44 120
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran makerspace dalam komunitas C2O Library and Collabtive di
Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi,
wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas makerspace di perustakaan
C2O Library and Collabtive memiliki peran sebagai ruang eksplorasi dan praktik belajar (hands on learning
and exploration), ruang kerja bersama (coworking), dan ruang menciptakan budaya untuk berbagi peralatan
(make culture share your stuff). Aktivitas makerspace yang meliputi coworking space, kelas sehat dan pasar
sehat menjadi alternatif sarana pemberdayaan yang dapat dilakukan oleh perpustakaan. C2O Library and
Collabtive sebagai perpustakaan komunitas tidak harus menjadi makerspace dengan 3D printing, laser cutter,
dan perangkat komputer atau teknologi tinggi lainnya. Namun, keberadaan makerspace membuat perpustakaan
beralih menjadi ruang-ruang pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berwawasan teknologi.
Keywords: Makerspace; perpustakaan komunitas; C2O Library and Collabtive

Article Metrics: