skip to main content

Digital Nexus of Power: Analisis Geopolitik Ekonomi atas Peran Jalur Sutra Digital (DSR) dalam Membentuk Kedaulatan Data Pakistan di Bawah Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC).

*Ilmi Ulil Ridhani  -  Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Persaingan kekuatan global abad ke-21 semakin didefinisikan oleh kontrol atas infrastruktur dan arus data digital. Dalam konteks ini, Tiongkok meluncurkan Jalur Sutra Digital (DSR) sebagai komponen integral dari Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), yang secara fundamental mengubah lanskap geopolitik teknologi di negara-negara mitra. Artikel ini secara spesifik menganalisis bagaimana implementasi DSR di Pakistan, melalui kerangka Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC), berfungsi sebagai instrumen geopolitik ekonomi yang memengaruhi otonomi dan kedaulatan data nasional Pakistan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini meninjau investasi Tiongkok dalam jaringan kabel serat optik, infrastruktur 5G, dan proyek kota pintar (smart city) di Pakistan. Ditemukan bahwa sementara DSR menawarkan peluang ekonomi dan konektivitas yang signifikan, ia secara bersamaan menciptakan ketergantungan teknologi (technological dependency) yang mendalam. Ketergantungan ini berpotensi mengekspos data strategis Pakistan kepada kontrol eksternal, sehingga menimbulkan tantangan serius terhadap kedaulatan datanya. Artikel ini menyimpulkan bahwa melalui DSR, Tiongkok berhasil mengintegrasikan Pakistan ke dalam lingkup pengaruh teknologinya, sebuah langkah yang menantang tatanan liberal dan memerlukan respons kebijakan yang hati-hati dari Islamabad.

Fulltext Email colleagues
Keywords: Jalur Sutra Digital; CPEC; Kedaulatan Data; Geopolitik Digital; Dependensi Teknologi; Tiongkok–Pakistan; Infrastruktur Digital.

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : EN

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.