PEMANFAATAN TEPUNG DAUN SINGKONG (Manihot utilissima) YANG DIFERMENTASI DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus)

Heni Amarwati, - Subandiyono, - Pinandoyo

Abstract


Daun singkong berpotensi sebagai salah satu bahan baku yang dapat dimanfaatkan dalam pakan ikan karena mengandung nilai nutrisi yang cukup tinggi dan mudah diperoleh. Namun daun ini memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menurunkan kandungan serat kasar yaitu dengan fermentasi. Fermentasi tepung daun singkong ini dapat meningkatkan kualitas nutrisi dengan menurunkan serat kasar dan meningkatkan BETN dalam pakan ikan yang berpengaruh pada laju pertumbuhan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat penambahan tepung daun singkong (manihot utilissima) yang telah difermentasi kedalam pakan buatan terhadap pertumbuhan benih ikan nila merah (O. niloticus).  Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL)  yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan.  Ikan diberi pakan perlakuan dengan kadar tepung daun singkong masing-masing sebesar 0, 5, 10 dan 15%. Variabel yang diamati meliputi laju pertumbuhan relatif (RGR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efisiensi rasio (PER), dan kelulushidupan (SR).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi tepung daun singkong memberikan pengaruh  nyata (P<0,05) terhadap nilai RGR, EPP dan PER, sedangkan pada nilai SR tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05). Perlakuan penambahan fermentasi tepung daun singkong sebesar 10% merupakan hasil terbaik dengan nilai  laju pertumbuhan relatif sebesar 2,72% per hari, efisiensi pemanfaatan pakan sebesar 63,66%, protein efisiensi rasio sebesar 2,13%.  Berdasarkan pada hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pemberian fermentasi tepung daun singkong  sebesar 10%  kedalam pakan mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan serta pertumbuhan ikan nila merah (O.niloticus). Dosis optimum tepung daun singkong yang dapat ditambahakan kedalam pakan buatan untuk benih ikan nila merah adalah sebesar 10,07 – 10,88%.

 

Cassava leaf could potentially used as one of feed ingredient for fish, as it contained relatively high nutritional value and was easily obtained. However, these leaf contained quite high level of crude fiber. One of the efforts to descrease the crude fiber contain was by fermentation process. By using the process, fermented cassava leaf meal could increased the nutrient content, that was by drecusyng the value of crude fiber and increased the value BETN.

                This research was aimed to observe the influence of fermented cassava leaf meal (Manihot utilissima) in the diet on the fish  red tilapia (O. niloticus) growth. The method used was randomized completely design that consisted of 4 treatments and 3 replicates. The fish was feed on trial feed with containing  of fermented cassava leaf of  0, 5, 10, and 15%. The variables measure  included the relative growth rate (RGR), efficiency of feed utilization (EPP), protein efficiency ratio (PER) and survival rate (SR).  The results showed that fermented cassava leaf meal affected significant (P<0.05) on the RGR, EPP and PER, whereas survival rate was not significant (P>0.05).  The treatment of i.e  dietary cassava leaf meal of 10% resulted on the best value for RGR i.e 2.72% /day, EPP i.e 63.66% and PER i.e 2.13%. It was concluded that dietary cassava leaf meal of 10% could improve the feed eficiency and growth of red tilapia ( O.niloticus ). Optimum dose cassava leaf meal that can be added into artificial feed for red telapia seeds as much as 10.07 – 11.88%.


Keywords


Daun singkong; Pakan; Fermentasi; Pertumbuhan; Nila; Oreochromis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Aquaculture Management and Technology by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats