PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN BENIH TAWES (Puntius javanicus)

*Muhammad Ahda Rifqi Hanief  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Subandiyono  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Pinandoyo  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 7 Oct 2014; Published: 29 Oct 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 826 520
Abstract

Manajemen pemberian pakan adalah suatu usaha untuk memaksimalkan pemanfaatan pakan untuk pertumbuhan. Salah satu metode yang diterapkan dalam manajemen pemberian pakan adalah dengan memberikan pakan pada waktu yang tepat saat dibutuhkan.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih tawes. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Desain penelitian ini adalah rancangan acak lengkap menggunakan 4 perlakuan dengan 3 pengulangan.  Perlakuannya adalah pemberian frekuensi pakan masing-masing 1(A),  2(B), 3(C) dan 4(D) kali sehari dengan metode pemberian pakan at satiation. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh nyata terhadap tingkat konsumsi pakan, laju pertumbuhan relatif individu serta laju pertumbuhan panjang tubuh relatif benih tawes, namun tidak memberikan pengaruh nyata pada kelulushidupan, rasio konversi pakan dan rasio efisiensi protein. Frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari menghasilkan nilai terbaik pada laju pertumbuhan bobot (6,26-6,38% per hari) dan laju pertumbuhan panjang tubuh (1,04-1,06% per hari).  Nilai rasio konversi pakan berkisar 1,89-2,08; rasio efisiensi protein 96,55-133,07% dan nilai kelulushidupan berkisar 66,16-85%.  Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian pakan tiga sampai empat kali sehari dapat meningkatkan pertumbuhan bagi benih tawes.

 

Feeding management was an effort to optimize the function of feed given for growth.  One of the method that could be applied was by fed the fish feed just the time as it was required.  The purpose of this study was to find the effect of feeding frequencies on the growth and survival rate of java barb juveniles.  This study was an experimental laboratory method.  The design of the experiment was completely randomized design with 4 treatments and 3 replicates. The treatments were feeding frequency 1(A), 2(B), 3(C) and 4(D) time a day with at satiation method.  This study showed that various feeding frequencies significantly affected on the feed consumption, relative growth rate, and relative body length of the trial fish but not significantly affected on the survival rate, feed conversion ratio, and protein efficiency ratio.  Feeding frequencies of 3 and 4 times a day resulted the best values on relative growth rate (i.e 6,29-6,38% per day) and relative body length (i.e 1,04-1,06% per day) of  the fish. The values of feed conversion, protein efficiency ratio, and survival rate were variated beetwen 1,89-2,08; 96,55-133,07%; and 66,16-85%. It was concluded that feeding frequencies 3 to 4 times a day could increased the growth of the java barb juveniles.

Keywords: Frekuensi; Pakan; Pertumbuhan; Efisiensi; Tawes; Puntius

Article Metrics: