skip to main content

PENGARUH DOSIS FITASE DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN BENIH NILA LARASATI (Oreochromis niloticus)

*Anggi Restianti  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Diana Rachmawati  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Istiyanto Samidjan  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Penggunaan bahan nabati sebagai sumber protein nabati dalam pakan memiliki kelemahan utama, seperti adanya asam fitat yang menyebabkan mineral-mineral penting dan protein dalam pakan tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh, sehingga efisiensi pemanfaatan pakan tidak maksimal. Penanggulangannya dilakukan dengan cara penambahan enzim eksogenus seperti enzim fitase ke dalam pakan buatan. Enzim fitase akan menghidrolisis asam fitat menjadi inositol dan asam fosfat, sehingga efisiensi pemanfaatan pakan, kecernaan dan penyerapan nutrisi menjadi maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbedaan dosis enzim fitase pada pakan buatan terhadap pertumbuhan, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelulushidupan benih nila larasati (O. niloticus). Ikan uji yang digunakan adalah benih nila larasati (O. niloticus) dengan bobot rata-rata 0,72±0,05 g/ekor dan padat tebar 25 ekor/m3. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian adalah penambahan enzim fitase A (0 mg/kg pakan), B (400 mg/kg pakan), C (800 mg/kg pakan) dan D (1.200 mg/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D (1.200 mg/kg pakan) memberikan nilai RGR, EPP dan PER tertinggi yaitu 12,16±0,14% (RGR), 68,38±2,24% (EPP) dan 2,25±0,07 (PER). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah pengaruh dosis fitase dalam pakan buatan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap RGR, EPP dan FCR dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap PER, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap SR. Dosis optimal yang dapat meningkatkan pertumbuhan, efisiensi pemanfaatan pakan dan rasio efisiensi protein adalah 1.200 mg/kg pakan yang mampu menghasilkan RGR sebesar 12,2%/hari, EPP sebesar 68,4% dan PER sebesar 2,25%. Kualitas air pada media pemeliharaan berada pada kisaran yang sesuai untuk budidaya ikan nila larasati.

 

The use of plant material as a source of protein in artificial feed currently has major weakness, such as the presence of phytic acid that causesthe essential minerals and protein in the diet can not be absorbed by the body, so the efficiency of feed utilization was not optimal.Countermeasures is done by the addition of exogenous enzymes such as phytase enzyme into artificial feed. Phytase enzyme will hydrolyze phytic acid into inositol and phosphoric acid, so that the absorption of nutrients, feed utilization efficiency and a maximum digestibility. The purpose of this study was to determine the effect of different doses of phytase enzyme on artificial feed and determine the optimal dose of enzyme phytase on artificial feed to growth, efficiency of feed utilization and survival rate of larasati tilapia (O. niloticus). The fish sample which are used werewith an average weight of 0.72 ± 0.05 g/fish and stocking density 25 fish/m3. This research used experimental methodof completely randomized design with 4 treatments and 3 repetitions. The treatment in this study is addition of phytase enzime A (0 mg/kg feed), B (400 mg/kg feed), C (800 mg/kg feed) and D (1,200 mg/kg feed). The results showed that treatment D (1,200 mg/kg feed) value highest of RGR, EPP dan PER is 12.16 ± 0.14% (RGR), 68 , 38 ± 2.24% (EPP) dan 2.25 ± 0.07 (PER). The conclusion of this study is the effect of phytase dose in artificial diet provides highly significant effect (P<0,01) to RGR and EPP and significantly (P <0.05) of the PER. The optimal dose that can promote the growth, efficiency of feed utilization and protein efficiency ratio was 1.200 mg / kg of feed are capable of producing RGR 12.2%/day, EPP amounted to 68.4% and a PER of 2.25%. Maintenance of water quality in the media is in the range that is suitable for the cultivation of tilapia larasati.

Fulltext View|Download
Keywords: pertumbuhan; efisiens; nila larasati; enzim fitase; pakan

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.