PENGARUH BOBOT AWAL YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT LATOH (Caulerpa lentillifera) YANG DIBUDIDAYA DI DASAR TAMBAK, JEPARA

*Denisa Novianti Novianti  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Rejeki  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Titik Susilowati  -  Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 29 Oct 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 463 293
Abstract

Caulerpa lentillifera merupakan kelompok alga hijau yang memiliki kandungan antioksidan tinggi. Ketersediaan C. lentillifera masih bergantung pada alam dan belum dibudidayakan secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bobot awal yang berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut C. lentillifera dan mengetahui bobot awal yang memberikan pertumbuhan terbaik yang di budidayakan dengan metode dasar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah perlakuan A (50 g), B (75 g), C (100 g) dan D (125 g). Rumput laut dipelihara didalam keranjang dan direndam di dasar tambak. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan bobot pada awal tanam berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan C. lentillifera dan hasil Specific Growth Rate (SGR) terbaik ditunjukan oleh perlakuan A (50 g) yaitu, 2.66±0.10 %/hari.


Caulerpa lentillifera is one of green algae that have high antioxidant content. However, production of C. lentillifera is still depend on natural harvest. The aims of this study was to determine the effect of different initial weights on the growth of seaweed C. lentillifera and to find out the initial weight that gives the best growth during culture period with bottom methods. This study was conducted from March to April 2015 using experimental design by Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replications. The treatments tested were A (50 g), B (75 g), C (100 g) and D (125 g). Seaweed placed in a basket and immersed in to the pond bottom. The results showed that different innitial weight significantly affected the growth of the C. lentillifera and the best result of Relative growt rate was shown by treatment A (50 g) with average growth 2.66±0.10%/day.

Keywords: C. lentillifera; Bobot awal yang berbeda; Metode dasar; Pertumbuhan

Article Metrics: