Memaknai Prasangka Sosial Masyarakat Non-Muslim di Eropa Terhadap Masyarakat Muslim Dalam Film 99 Cahaya di Langit Eropa

Dea Dwidinda Lutfi, Taufik Suprihatini, Hapsari Dwiningtyas, Turnomo Rahardjo

Abstract


Film sebagai salah satu bentuk media massa mempunyai kemampuan untuk
menyampaikan pesan kepada khalayaknya. Film merupakan representasi yang
menghasilkan realitas yang sengaja dikonstruksikan untuk memberikan sebuah
gambaran lewat kode-kode, mitos, ideologi-ideologi dari kebudayaan. Film 99
Cahaya di Langit Eropa merupakan film yang menggambarkan kehidupan
masyarakat muslim di Eropa, khususnya mengenai prasangka sosial masyarakat
Eropa terhadap muslim. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana
kebenaran dominan mengenai representasi prasangka sosial dihadirkan melalui
simbol-simbol visual dan linguistik dan mengungkap ideologi yang ada di dalam
film 99 Cahaya di Langit Eropa. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode analisis semiotik Roland Barthes untuk meneliti dan mengkaji
tanda-tanda dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat muslim sebagai
kelompok minoritas di Eropa masih mengalami berbagai penolakan dan kesulitan
yang disebabkan oleh prasangka yang dimiliki masyarakat non muslim d i Eropa.
Prasangka sosial mengenai muslim, dimiliki oleh sejumlah masyarakat Eropa dari
berbagai kalangan, seperti anak kecil, mahasiswa hingga dosen. Prasangka sosial
tersebut diperparah dengan sumber sosial seperti media massa dan sekolah di
Eropa yang menempatkan muslim pada posisi yang salah.
Prasangka masyarakat Eropa terhadap muslim pada film didominasi dalam
bentuk prasangka verbal atau pada tahap antilokusi. Film ini juga menunjukkan
bagaimana seorang muslim merespon prasangka yang ditujukan padanya, mulai
dari menangis hingga menjalin hubungan personal dengan masyarakat Eropa
untuk diterima menjadi sebagian dari mereka dengan tetap mempertahankan
identitas mereka, karena mereka yakin bahwa Islam adalah agama yang cinta
damai. Film 99 Cahaya di Langit Eropa mengukuhkan kebenaran yang secara
dominan dimunculkan bahwa masyarakat muslim Islam berperan penting dalam
membangun perabadan Eropa hingga maju seperti sekarang.
Keywords : Semiotika; Film; Prasangka Sosial, Barthes


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung