BibTex Citation Data :
@article{IO50411, author = {Candra Salim and Nurist Ulfa}, title = {STRATEGI KOMUNIKASI BRAND ACTIVATION WELLNESS TOURISM DESA WISATA LEREP SEBAGAI DATA EXECUTIVE DAN EVENT MANAGER}, journal = {Interaksi Online}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Brand Expansion, Brand Activation, Segmentasi Kelompok, Wellness Tourism, Desa Wisata Lerep}, abstract = { Masalah utama yang dihadapi oleh Desa Wisata Lerep sendiri adalah segmentasi yang terlalu fokus pada institusi pendidikan melalui wisata edukasi. Dalam mengatasi hal tersebut, Desa Wisata Lerep ingin memperluas segmentasi dengan memperoleh kunjungan wisata wellness tourism. Implementasi perluasan segmentasi tersebut dilakukan dengan menggunakan strategi komunikasi dan pemasaran brand activation agar audiens memperoleh pengalaman terkait wellness tourism. Strategi komunikasi yang disusun menggunakan PESO (paid, earned, shared, dan owned) media, sedangkan strategi pemasaran menggunakan IMC (integrated marketing communication) tools. Taktik yang digunakan, antara lain pemasaran media sosial, social media collaboration, social media Instagram ads, roadshow, Whatsapp broadcasting, sales promotion, dan event. Hasil strategi komunikasi dan pemasaran menunjukkan bahwa strategi serta taktik yang disusun berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan. Melalui serangkaian strategi komunikasi dan pemasaran ini berhasil mendatangkan sebanyak 116 wisatawan. Berkaitan dengan efektivitas taktik, penggunaan social media Instagram merupakan taktik yang paling efektif dalam menyebarkan jangkauan. Selain itu, penggunaan taktik sales promotion merupakan taktik yang paling efektif dalam mendorong audiens menuju action kunjungan wisata. Peran yang dijalankan sebagai data executive dan event manager memiliki capaian berupa hasil riset yang digunakan sebagai dasar penentuan strategi taktik, serta berjalannya event sesuai rencana dan memperoleh kunjungan wisata sesuai target. }, pages = {1305--1321} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/50411} }
Refworks Citation Data :
Masalah utama yang dihadapi oleh Desa Wisata Lerep sendiri adalah segmentasi yang terlalu fokus pada institusi pendidikan melalui wisata edukasi. Dalam mengatasi hal tersebut, Desa Wisata Lerep ingin memperluas segmentasi dengan memperoleh kunjungan wisata wellness tourism. Implementasi perluasan segmentasi tersebut dilakukan dengan menggunakan strategi komunikasi dan pemasaran brand activation agar audiens memperoleh pengalaman terkait wellness tourism. Strategi komunikasi yang disusun menggunakan PESO (paid, earned, shared, dan owned) media, sedangkan strategi pemasaran menggunakan IMC (integrated marketing communication) tools. Taktik yang digunakan, antara lain pemasaran media sosial, social media collaboration, social media Instagram ads, roadshow, Whatsapp broadcasting, sales promotion, dan event. Hasil strategi komunikasi dan pemasaran menunjukkan bahwa strategi serta taktik yang disusun berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan. Melalui serangkaian strategi komunikasi dan pemasaran ini berhasil mendatangkan sebanyak 116 wisatawan. Berkaitan dengan efektivitas taktik, penggunaan social media Instagram merupakan taktik yang paling efektif dalam menyebarkan jangkauan. Selain itu, penggunaan taktik sales promotion merupakan taktik yang paling efektif dalam mendorong audiens menuju action kunjungan wisata. Peran yang dijalankan sebagai data executive dan event manager memiliki capaian berupa hasil riset yang digunakan sebagai dasar penentuan strategi taktik, serta berjalannya event sesuai rencana dan memperoleh kunjungan wisata sesuai target.
Last update:
Interaksi Online, is published by Undergraduate Program of Communication Science, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024) 7460056, Fax: (024)7460055
TOTOMANTAP