BibTex Citation Data :
@article{IO50373, author = {Lulu Afifah and Turnomo Rahardjo}, title = {PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES KONTEN CERITA PENGALAMAN DAN KREDIBILITAS SOCIAL MEDIA INFLUENCER KEKERASAN SEKSUAL DI TIKTOK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KEKERASAN SEKSUAL PADA MASYARAKAT}, journal = {Interaksi Online}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {kekerasan seksual, social media influencer, kredibilitas, intensitas akses.}, abstract = { Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang terus meningkat. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual, yang masih dianggap tabu, menjadi salah satu penyebab utama. Penelitian ini menganalisis pengaruh intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer TikTok terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer TikTok terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. Hipotesis yang diajukan didasarkan oleh Media Dependency Theory dan Source Credibility Theory. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuatitatif eksplanatori dan menggunakan teknik non-probability sampling, tepatnya dengan purposive sampling. Penelitian ini mengambil sebanyak 100 responden yang mengisi survei melalui kuesioner online. Kriteria sampel penelitian adalah individu berusia 18-24 tahun yang pernah melihat konten cerita pengalaman, edukasi kekerasan seksual dan followers TikTok @Ananzaprili. Pengujian hipotesis dilakukan dengan SPSS versi 27. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer kekerasan seksual di tiktok berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kekerasan seksual pada masyarakat, temuan ini menegaskan peran penting media sosial dalam edukasi publik serta pentingnya kredibilitas sumber dalam membentuk pemahaman terhadap isu ini. Hal ini didasari oleh hasil signifikansi yang diperoleh yakni sebesar 0,001<0,05. Media Dependency Theory dan Source Credibility Theory bekerja secara simultan dalam memengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat, di mana ketergantungan terhadap media sebagai sumber informasi dan kredibilitas penyampai pesan berkontribusi dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai kekerasan seksual. }, pages = {1124--1136} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/50373} }
Refworks Citation Data :
Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang terus meningkat. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual, yang masih dianggap tabu, menjadi salah satu penyebab utama. Penelitian ini menganalisis pengaruh intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer TikTok terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer TikTok terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. Hipotesis yang diajukan didasarkan oleh Media Dependency Theory dan Source Credibility Theory. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuatitatif eksplanatori dan menggunakan teknik non-probability sampling, tepatnya dengan purposive sampling. Penelitian ini mengambil sebanyak 100 responden yang mengisi survei melalui kuesioner online. Kriteria sampel penelitian adalah individu berusia 18-24 tahun yang pernah melihat konten cerita pengalaman, edukasi kekerasan seksual dan followers TikTok @Ananzaprili. Pengujian hipotesis dilakukan dengan SPSS versi 27. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas mengakses konten cerita pengalaman dan kredibilitas social media influencer kekerasan seksual di tiktok berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kekerasan seksual pada masyarakat, temuan ini menegaskan peran penting media sosial dalam edukasi publik serta pentingnya kredibilitas sumber dalam membentuk pemahaman terhadap isu ini. Hal ini didasari oleh hasil signifikansi yang diperoleh yakni sebesar 0,001<0,05. Media Dependency Theory dan Source Credibility Theory bekerja secara simultan dalam memengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat, di mana ketergantungan terhadap media sebagai sumber informasi dan kredibilitas penyampai pesan berkontribusi dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai kekerasan seksual.
Last update:
Interaksi Online, is published by Undergraduate Program of Communication Science, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024) 7460056, Fax: (024)7460055
TOTOMANTAP