skip to main content

Video Dokumenter Televisi “Ngesti Pandowo” Sutradara dan Penulis Naskah


Citation Format:
Abstract
I. Latar BelakangKebudayaan merupakan salah satu identitas suatu bangsa. Seiringberjalannya waktu, masuk dan tumbuh kebudayaan baru di Indonesia. Denganmasuknya kebudayaan baru ditakutkan menggeser kebudayaan tradisional yangsudah ada. Kebudayaan tradisional di Kota Semarang sendiri sebenarnya masihada, sampai sekarang masih ada tempat yang mengandung unsur budayatradisional yaitu Gedung TBRS yang tidak kalah bersejarah dibanding wisataLawang Sewu dan Gereja Blenduk yang menjadi ikon kota Semarang. Kelompokkesenian wayang orang di Semarang yang ada sejak tahun 1936 tampil setiapSabtu malam di gedung TBRS. Kelompok ini mencoba untuk menampilkankesenian tradisional meski kekurangan dana untuk produksi. Kegelisahan yangmuncul dalam hal ini adalah apakah kesenian wayang orang dapat terus ada.Bagaimana cara untuk membuat kebudayaan tradisional wayang orang ini tetaphidup, dan menumbuhkan kembali minat masyarakat agar dapat menikmatikebudayaan ini.Televisi sendiri menjadi salah satu media massa yang dapat menjangkaubanyak kalangan masyarakat sebagai khalayak. Selain menjadi sumber informasi,televisi juga memberikan hiburan karena menampilkan informasi dalam bentukaudio visual. Dokumenter sendiri merupakan salah satu produk jurnalistik yangbisa menjadi program televisi yang mengandung informasi untuk khalayak.Dokumenter televisi memiliki nuansa serta orientasi luas, dari mulai sebab hinggaakibat sebuah proses kejadian atau peristiwa yang diketengahkan sebagai isi(Ayawaila, 2008 : 26). Dari kegelisahan mengenai masuknya kebudayaan modernyang menggeser kebudayaan tradisional inilah yang kemudian menjadi temauntuk produksi dokumenter. Mengingat bahwa masyarakat akan lebih mudahmencerna informasi yang dikemas secara audio visual, dokumentaris memutuskanuntuk membuat produk jurnalistik berbentuk video dokumenter mengenaikebudayaan seni Wayang Orang Ngesti Pandowo.
Fulltext

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.