Kompetensi Komunikasi Guru Pendamping Khusus di Sekolah Inklusi

Lisa Mustika Berlinda, Agus Naryoso

Abstract


Pendidikan inklusi adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. Di dalam sekolah inklusi, setidaknya terdapat satu guru pendamping khusus yang berperan sebagai pendamping anak berkebutuhan khusus di dalam sekolah baik dalam akademik maupun non akademik. Kompetensi komunikasi guru pendamping khusus berkaitan erat dengan pelaksanaan pendampingan kepada anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian fenomenologi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran dan memahami kompetensi komunikasi guru pendamping khusus di sekolah inklusi. Sehingga akan ada gambaran dari kompetensi komunikasi pada guru pendamping khusus di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan asumsi dasar Teori Kompetensi Komunikasi (Spitzberg, 2004) dan didasarkan pada paradigm interpretif serta pendekatan fenomenologi yang melihat pengalaman nyata sebagai data pada sebuah realitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa guru pendamping khusus perlu mengenal dan maahami karaktersitik anak berkebutuhan khusus, memiliki pandangan yang positif dan memberikan motivasi serta dorongan kepada anak berkebutuhan khusus agar tidak merasa berbeda. Guru pendamping khusus hanya berperan sebagai tenaga bantu bagi guru kelas sehingga guru pendamping khusus hanya memberikan pendampingan pembelajaran dasar, melatih keterampilan dan kemandirian sesuai apa yang dibutuhakan serta membangun koordinasi yang bagus guna mendiskusikan strategi yang tepat untuk perkembangan akademik anak. Guru pendamping khusus juga berperan sebagai counselor bagi wali murid dalam mendiskusikan perkembangan akademik anak berkebutuhan khusus sehingga dapat memilih opsi yang terbaik bagi anak. Motivasi utama pendampingan yang dilakukan guru pendamping khusus adalah karena tugas dan tanggung jawab yang diberikan sekolah.

Keywords


kompetensi komumunikasi, guru pendamping khusus, sekolah inklusi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung