KOMUNIKASI PERFORMATIVITAS GENDER PADA PASANGAN AMING-EVELIN DI INSTAGRAM

*Nusrotu Aini Latifah  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Undip
Dr. Hapsari Dwiningtyas, S.Sos, MA  -  Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Undip
Published: 4 Jul 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 152 140
Abstract
Performativitas gender Aming dan Evelin yang ditampilkan melalui Instagram merepresentasikan sebuah gagasan alternatif yang berbeda dengan ideologi gender dominan. Idealnya, Instagram sebagai media baru memungkinkan adanya relasi yang setara antara pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi. Ideologi gender dominan menghendaki heteroseksualitas, laki-laki dan perempuan harus berpenampilan, berperan dan bertindak berdasarkan jenis kelaminnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komunikasi performativitas gender Aming dan Evelin di Instagram. Penelitian ini menggunakan Gender Performativity Theory dan Teori Media Baru, serta Analisis Wacana Kritis Sara Mills sebagai teknik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aming dan Evelin mengkomunikasikan performativitas gender sebagai bentuk perlawanan terhadap ideologi gender dominan, akan tetapi sekaligus juga menunjukkan ketundukkannya terhadap ideologi tersebut. Karakter, fragmentasi, dan fokalisasi dikomunikasikan oleh Aming dan Evelin melalui Instagram sehingga memunculkan dialog antara Aming-Evelin dengan netizen melalui komentar yang menghasilkan adanya perubahan pada ekspresi dan peran gender Aming dan Evelin. Evelin mengubah penampilan tubuhnya menjadi lebih feminin untuk memperoleh pengakuan dan penerimaan dari masyarakat akan identitasnya sebagai perempuan dan sebagai seorang istri.
Keywords: performativitas gender; Aming dan Evelin; media sosial; Instagram

Article Metrics: