Produksi Program Acara Talk Show “Sore Binggo” di Pro 2 RRI Semarang (Produser)

Published: 30 Dec 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 69 23
Abstract

Kita memang tidak bisa menghindari perkembangan global, mau tidak mau kita harus menerima dan mengikuti perkembangan zaman apabila tidak ingin tertinggal. Perkembangan media informasi baru yang lebih efektif dan efisien sangat pesat sehingga dapat menyingkirkan media informasi konvensional seperti radio. Namun, dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berkecimpung di bidang ini, membuat radio sampe sekarang masih eksis dan memiliki kelompok peminatnya sendiri.
Inilah alasan penulis memilih membuat program di radio dan menyasar anak muda sebagai target pendengarnya. Karena penulis ingin kembali meningkatkan pendengar radio khususnya Pro 2 RRI Semarang di kalangan anak muda. Selama pelaksanaan program ini, penulis bertugas sebagai produser yang mengkonsep acara, menentukan tema, narasumber, jadwal narasumber, sampai mengawasi proses berjalannya program, serta melakukan evaluasi di akhir program agar kedepannya tidak terjadi kesalahan yang sama.
Sore Binggo sendiri merupakan acara talk show yang informatif dan menghibur. Talk show ini berdurasi satu jam mulai pukul 4-5 sore, dan disiarkan setiap hari Kamis dan Jumat. Konsep dari talk show ini selain memberi informasi dan tetap menghibur juga memiliki tema yang berbeda-beda di tiap siarannya. Setiap Kamis, tema yang diangkat seputar kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak muda di Semarang, seperti kegiatan di kampus masing-masing atau bisa juga kegiatan perseorang yang dapat menginspirasi para pendengar. Sedangkan setiap Jumat, tema yang diangkat seputar film. Untuk tema film ini kami berhasil mengundang salah satu nominasi Eagle Award Metro TV untuk berbagi cara membuat film dokumenter bagi para pemula dan respon yang kami dapatkan dari para pendengar pun baik. Begitu pula untuk tema-tema lain.
Proses pengerjaan program talk show ini bukan tidak menemui kendala, beberapa kendala yang kami hadapi selama proses pengerjaan adalah, narasumber yang harus diganti karena tidak bisa datang serta narasumber yang harus dihubungi via telephon karena berhalangan hadir. Namun, itu semua dapat dilalui dengan baik dan tidak menghalangi prose produksi. Terbukti dengan pencapaian yang diperoleh dengan berhasil menaikkan jumlah pendengar RRI Pro 2 Semarang yang awalnya hanya 29 % menjadi 70% dan juga bisa menaikkan jumlah pendengar Sore Binggo menjadi 83% yang awalnya hanya sebesar 3% saja.

Keywords: radio, program, talk show

Article Metrics: