Hubungan antara Terpaan Publisitas dan Faktor Demografis dengan Dukungan Masyarakat pada Kegiatan City Branding Jepara

Published: 29 Dec 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 80 48
Abstract

City branding merupakan upaya atau strategi dari suatu kota untuk membuat positioning yang kuat di regional maupun global. Jepara memerlukan kegiatan city branding untuk memperkuat positoningnya diantara kota-kota lain, turut serta melibatkan masyarakat dan media juga sangat diperlukan dalam kegiatan city branding. Lalu, adakah hubungan antara terpaan publisitas dan faktor demografis dengan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding Jepara?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji korelasi terpaan publisitas dan faktor demografis dengan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding Jepara. Hipotesis dari penelitian ini adalah Terdapat hubungan antara terpaan publisitas dengan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding Jepara dan Terdapat hubungan antara terpaan publisitas dan faktor demografis dengan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding Jepara. Penelitian ini menggunakan uji analisis korelasi pearson dan Reinforcement Theory serta Teori Kategori Sosial digunakan untuk menjelaskan hubungan antara terpaan publisitas dan faktor demografis dengan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding Jepara. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Jepara yang diambil sebanyak 50 orang, secara purposive.
Adapun hasil penelitian menunjukkan nilai koefiensi korelasi terpaan publisitas kegiatan city branding kota Jepara menunjukkan angka sebesar 0,219, artinya terpaan publisitas kegiatan city branding kota Jepara dan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding memiliki korelasi rendah. Sedangkan koefisiensi korelasi faktor demografis menunjukkan angka 0,059, artinya faktor demografis dan dukungan masyarakat pada kegiatan city branding memiliki korelasi sangat rendah. Nilai koefisiensi korelasi keduanya menujukkan angka positif (+), maka dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki hubungan yang searah atau linier, artinya semakin tinggi terpaan publisitas dan faktor demografis maka semakin tinggi pula dukungan masyarakat pada kegiatan city branding kota Jepara. Pada penelitian ini hasil uji korelasi menunjukkan korelasi rendah, berarti bahwa publikasinya rendah sehingga dukungan masyarakat pada kegiatan city branding juga rendah.

Keywords: terpaan publisitas; faktor demografis; city branding

Article Metrics: