PUSAT BUDAYA DAN PARIWISATA KARESIDENAN MADIUN

*Fary Faizal - 
hermin werdiningsih - 
edy darmawan - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 29 28
Abstract

Karesidenan Madiun yang terdiri dari kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, Madiun dan
Ponorogo memiliki keberagaman kebudayaan dan objek wisata yang berpotensi besar untuk
dikembangkan dan dimaksimalkan. Potensi wisata tersebut meliputi wisata budaya, alam, dan
kuliner. Wisata budaya yang ada Madiun seperti kebudayaan reog Ponorogo yang sudah
sangat dikenal se-Indonesia dan wisata alam yang berpotensi di Madiun seperti Telaga
Sarangan yang berada di Magetan, sedangkan untuk wisata kuliner sudah tidak perlu
dipertanyakan lagi karena Madiun terkenal oleh kulinernya yang bernama pecel dan brem.
Selain itu Madiun memiliki beberapa julukan yaitu Madiun Kota Gadis, Kota Brem, Kota
Pelajar, Kota Sepur, Kota Pecel, Kota Budaya, Kota Sastra, dan Kota Industri.
Namun sangat disayangkan, dalam perkembangannya timbul berbagai permasalahan
yang berkaitan dengan bidang kebudayaan dan pariwisata Madiun, seperti kurangnya
pembinaan dan pelestarian kebudayaan kota Madiun sehingga sempat kebudayaan Reog
Ponorogo diklaim oleh negara tetangga. Selain itu kurangnya informasi mengenai objek
wisata yang ada di Madiun berakibat pada kurangnya minat masyarakat serta ketidaktahuan
masyarakat mengenai beberapa objek wisata yang ada di Madiun. Selain karena kurangnya
pembinaan kesenian budaya Madiun dan kurangnya informasi mengenai objek wisata di
Madiun, hal lain yang menjadi hambatan adalah karena belum tersedianya fasilitas informasi
mengenai kebudayaan dan objek wisata di Madiun. Faktor lainnya yang menyebabkan
kurangnya minat masayarakat adalah karena belum tersedianya fasilitas yang mampu
mewadahi eksistensi dan apresiasi terhadap kesenian dan kebudayaan Madiun.

Article Metrics: