PENATAAN DAN PENGEMBANGAN SENTRA BATIK & TENUN DI PEKALONGAN DENGAN PENEKANAN DESAIN SUSTAINABLE SETTLEMENT

*fathulia fatmatina - 
siti rukayah - 
titien murtini - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 24 12
Abstract


Sebagai komoditas batik, Kota Pekalongan memiliki produk unggulan dan kebanggaan tersendiri yang
pada dasarnya adalah salah satu warisan budaya dunia, ini terbukti dengan sebutan Kota Pekalongan
sebagai Kota Batik serta dengan adanya sebutan baru saat – saat ini yaitu The World City Of Batik. Selain
batik ada juga kerajinan khas Indonesia yang tidak kalah dengan corak dan motif Batik, kerajinan ini juga
hampir dimiliki setiap daerah yang ada di Indonesia, yaitu Tenun Tradisional. Tenun tradisional ini dibuat
dengan menggunakan tenaga manusia bukan tenaga mesin.
Salah satu daerah penghasil tenun ATBM adalah Kota Pekalongan. Pemerintah Kota Pekalongan terus
berusaha mengembangkan kerajinan tenun ATBM tersebut. Salah satu programnya dengan sentralisasi
industri tenun ATBM. Sentra industri tenun ATBM yang dapat ditemukan di Kota Pekalongan berada di
Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat. Puluhan tenaga kerja terserap dalam usaha tenun ini.
Industri di sentra tenun ATBM Medono ini termasuk katagori industri kecil menengah. Para pengrajin yang
rumahnya berada di jalan utama meciptakan sebuah showroom di rumah tinggalnya. Maka muncullah
rumah - rumah produksi yang merupakan gabungan dari rumah tinggal, showroom, dan workshop
(bengkel kerja).
Perkembangan industri batik & tenun medono hanya memperhatikan aspek ekonomi dan kurang
mempedulikan aspek lingkungan dan sosial. Ketidakseimbangan ini yang mengancam keberlanjutan
kawasan sentra batik & tenun Pekalongan itu sendiri. Konsep window shopping ini diharapkan mampu
mendorong sektor industri batik lebih maju dan semakin memperkenalkan proses produksi batik & tenun
kepada masyarakat luas. Konsep desain di dalam penataan kawasan ini mengacu pada sustainable
settlement yang diharapkan mampu menciptakan sebuah kawasan permukiman industri kecil yang secara
berkelanjutan dapat memberdayakan masyarakat setempat sehingga dapat menunjang kehidupan
masyarakatnya saat ini maupun di masa mendatang tanpa meninggalkan perhatian pada lingkungan.
Konsep berkelanjutan merupakan salah satu konsep yang dapat menjadi pemecahan masalah antara
industri, permukiman dan lingkungan yang menjadi perpaduan permasalahan yang ada di kawasan Karya
Bakti.

Article Metrics: