PANTI WREDHA DI UNGARAN DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR ERGONOMIS

*ardita putri - 
totok roesmanto - 
eddy hermanto - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 13 387
Abstract

Saat ini banyak terjadi perkembangan pada seluruh bidang kegiatan di Ungaran, baik kegiatan
ekonomi, perdagangan, jasa dan industri seperti yang terjadi di sekitar Kabupaten Semarang. Fenomena
ini menjadikan gaya hidup individualisme di masyarakat perkotaan semakin kental. Hal ini menyebabkan
pergeseran pola keluarga dari keluarga besar menjadi keluarga inti, di hampir semua kota besar.
Masyarakat akan lebih memusatkan perhatiannya pada keluarga inti saja. Sehingga para manusia lanjut
usia (manula) atau juga kita sebut dengan lansia (lanjut usia) saat ini, kurang diperhatikan oleh anggota
keluarganya.
Maka dari itu, Ungaran yang sekarang semakin maju, memerlukan Panti Wredha yang dapat
mengakomodasi kebutuhan tempat tinggal para manula. Dengan memerhatikan sisi ergonomis pada
arsitekturnya, hunian ini menjadi nyaman untuk digunakan manula. Panti Wredha ini juga sebagai
sarana interaksi dan sosialisasi antar manula agar mereka tidak lagi merasa kesepian atau terbuang.
Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang Panti Wredha, pengertian dan standar-
standar mengenai fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh manula, serta studi banding beberapa Panti
Wredha yang telah ada. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kota Ungaran, perkembangan fasilitas di
kota tersebut, serta program-program pemerintah yang mendukungnya. Pendekatan perancangan
arsitektural dilakukan dengan konsep ergonomis. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja,
teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada 3 alternatif lokasi dengan menggunakan
matriks pembobotan.
Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi
dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Article Metrics: