KOMPLEKS CITY HOTEL PERTAMINA DI SOLO

*Nurilla Ramadhani -  jaft undip
Received: 27 Jun 2014; Published: 1 Jul 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 14 74
Abstract

Tempat tinggal sementara menjadi prioritas utama pada daerah yang sering menyenggalarakn
event-event baik kancah nasional maupun internasional dan surakarta yang dipromosikan sebagai
kota MICE (meeting, incentive, convention, and) menjadi salah satu kota yang memiliki jadwal acara
yang padat di sepajang tahun. Pada kesempatan ini PT. Pertamina membaca peluang ini sebagai
peluang untuk melebarkan kesuksesan perusahaan di bidang perhotelan dan pariwisata. PT
Pertamina menggunakan tanah eks-depot gas elpiji menjadikan salah satu tempat tujuan wisata di
kota Surakarta dengan membangun convention hall, pusat kuliner, stasiun kota, SPBU terpadu dan
hotel. Rencana pembangunan hotel dan convention hall tersebut mendapat dukungan dari
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mendukung dan siap membantu
mempermudah proses perizinan pembangunan.
Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang hotel, pengertian dan standar-standar
mengenai hotel di Indonesia, tinjauan dan studi banding mengenai hotel bintang yang sejenis.
Dilakukan juga tinjauan mengenai Kota Surakarta, perkembangan hotel di kota tersebut, serta
program-program pemerintah yang mendukung adanya hotel di Surakarta. Pendekatan
perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep sustainable. Selain itu dilakukan pendekatan
fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada 5 alternatif lokasi
dengan menggunakan matriks pembobotan.
Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi
dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Article Metrics: