GALERI SENI KOMUNITAS SENIMAN BOROBUDUR INDONESIA

*annes bella  -  jaft undip
Received: 27 Jun 2014; Published: 1 Jul 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Candi Borobudur sebagai icon Budaya Dunia harus diperkuat dengan aktivitas para seniman
disekelilingnya, sebab daya tarik Candi Borobudur akan memudar tanpa aktivitas seni dan budaya di
sekitarnya. Seniman di sekitar Borobudur yang diwadahi oleh Komunitas Seniman Borobudur
Indonesia mempunyai citra yang unggul di bidang kesenian. Namun, para seniman di Komunitas
Seniman Borobudur Indonesia dianggap belum kompak dalam produktifitas kerjanya, karena sering
kali mereka hanya mengeluarkan karya seni jika akan ada acara tertentu. Padahal kiprah para
seniman akan terpinggirkan tanpa wadah dan organisasi yang kuat dalam bekerja. Sehingga
dibutuhkan galeri sebagai wadah bagi para seniman dalam berkarya, memamerkan hasil karya
mereka, serta menjualnya.
Kajian diawali dengan mempelajari pengertian galeri dan museum, fungsi dan aktifitas di galeri
dan museum, dan standar-standar galer dan museum, studi pandang tinjauan tentang seni, serta
studi banding beberapa galeri. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kabupaten Magelang,
perkembangan kesenian dan kebudayaan di daerah tersebut, serta program-program pemerintah
yang mendukungnya. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep arsitektur
organik. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan
tapak dilakukan pada 3 alternatif lokasi dengan menggunakan matriks pembobotan.
Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi
dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Article Metrics: