PENATAAN PEMUKIMAN NELAYAN TAMBAK MULYO SEMARANG Dengan Lingkup Mikro BANGUNAN INDUSTRI PENGASAPAN IKAN

satriya wahyu firmandani, bambang setioko, erni setyowati

Abstract


Pemukiman  nelayan  merupakan  suatu  aset  berharga  di  setiap  daerahnya.  Pemukiman  ini  menjadi
tumpuan  perdagangan  hasil  laut  di  daerahnya.  Sama  halnya  dengan  pemukiman  nelayan  Tambak  Mulyo
Semarang  yang  menjadi  pusat  perdagangan  hasil  laut  di  Semarang  dan  sekitarnya.  Namun  ironisnya
pemukiman nelayan Tambak Mulyo justru kumuh, padat dan tidak tertata, terlebih dengan bencana rob yang
melanda hampir  setiap harinya. Pemukiman nelayan  sejatinya  tidak hanya berkutat dengan  kehidupan  para
nelayan yang mencari ikan  di laut, Namun juga menampung kegiatan pengolahan hasil laut tersebut. Selain
pemukiman  nelayan  secara  makro,  dalam  proyek  penataan  ini  akan  lebih  dititik  beratkan  pada  kawasan
bangunan industri pengasapan ikan yang ada di dalamnya. Ide ini didapatkan dari   menyikapi kondisi buruknya
sentra  industri  pengasapan  ikan  di  Bandarharjo  Semarang  yang  sekaligus  akan  ditata  bersamaan  masuk  ke
dalam pemukiman nelayan Tambak Mulyo.
Penataan  kawasan  industri  pengaspan  ikan  disini  berkonsep  arsitektur  vernakular  demi  melestarikan
pemikira-pemikiran lokal  dalam  menghadapi  masalah-masalah  di industri  pengasapan  ikan  seperti bentukan
cerobong,  tata  ruang,  bahan  bangunan  dan  lain-lain.  Kawasan  industri  pengasapan  ikan  sebagai  fokus
penataan disini pastinya akan memiliki dampak tertentu terhadap lingkungan sekitar di pemukiman nelayan
seperti  banyaknya  asap  yang  dihasilkan  oleh  industri  pengasapan  ikan  yang  mencemari  lingkungan  sekitar.
Menyikapi  hal  tersebut,  penataan  industri  pengasapan  ikan  secara  mikro  harus  mempertimbangkan
keberadaan  lingkungan  sekitar dengan beberapa  solusi desain  seperti  (1)pola  penataan  pemukiman nelayan
secara  makro dengan aksis arah angin,  hal  ini berfungsi untuk  mengatur arah  asap  yang dihasilka n industri
pengasapan  ikan,  (2)perancangan  barrier  asap  berupa  pepohonan  mengelilingi  industri  pengasapan  ikan,
(3)menata ruang dalam industri pengasapan ikan dan bentukan cerobong dengan pendekatan vernakular agar
desain sesuai dengan perilaku masyarakat setempat.
Penekanan desain pada arsitektur vernakular  juga memiliki peranan penting dalam citra bangunan dan
kawasan  yang  dihasilkan  nantinya.  Dengan  konsep  vernakular,  hasil  akhir  desain  disini  juga  memiliki
keindahan/estetika,  kesesuaian  dengan  perilaku  setempat,  kemudahan  mendapatkan  material,  kemudahan
dalam perbaikan bangunan bila dilakukan oleh masyarakat sendiri, serta menyikapi kondisi alam seperti cuaca
dan bencana dalam desain.

Keywords


pemukiman nelayan, pengasapan ikan, arsitektur vernakular

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892)               :
Jurusan Arsitektur FT. UNDIP
Jl. Prof. Soedarto, SH Kampus Tembalang Semarang
Telp. (024) 7470690, Fax. (024) 7470690
e-mail :


View My Stats