skip to main content

ANALISIS DEFECT PENYEBAB PEMBOROSAN PART GEAR BOX PADA PRODUKSI ALAT TANGKIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS: PT YOGYA PRESISI TEHNIKATAMA INDUSTRI (YPTI))

*Dinda Marchella Dewi  -  Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
PT. YPTI berorientasi untuk mampu memberikan kualitas tinggi dan presisi guna memenuhi ekspektasi customer serta mempertahankan daya saing dalam industri global. Dalam pelaksanaan project Alat Tangkis, ditemukan beberapa masalah defect yang menyebabkan kerugian untuk perusahaan. Jumlah dari defect yang dihasilkan ini cukup merugikan perusahaan karena dapat menambah beban kerja, meningkatkan biaya operasional, serta memperpanjang waktu produksi yang berakibat keterlambatan pengiriman hasil produksi lain yang telah dijadwalkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktorfaktor penyebab terjadinya defect terbesar pada produksi Alat Tangkis yaitu pada part gear box. Dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis untuk mengidentifikasi kegagalan dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mencari akar permasalahan dari faktor kegagalan tertinggi. Hasil dari perhitungan Severity, Occurance, dan Detection didapatkan RPN tertinggi berada pada bearing yang tidak dapat terpasang sebesar 165,75 dengan beberapa indikator penyebabnya yang meliputi aspek man, method, machine, dan material. Berdasarkan aspek yang teah dikategorikan ditemukan bahwa penyebab defect tertinggi pada gear box antara lain karena operator baru dan belum terbiasa menggunakan mesin, target, human error, pengaturan kecepatan mesin yang tidak sesuai, kurangnya maintenance mesin dan kurangnya kebersihan mesin, serta material yang bersifat castingan.
Keywords: defect; FMEA; FTA; waste
Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.