skip to main content

RANCANGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPARE PART STUDI KASUS PT. INDONESIA POWER UNIT PEMBANGKITAN SEMARANG

*Ulyvia Trisnawati  -  Departemen Teknik Industri, Indonesia
Purnawan Adi Wicaksono  -  Departemen Teknik Industri, Indonesia
Darminto Pujotomo  -  Departemen Teknik Industri, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Banyaknya spare part menyebabkan rendahnya nilai inventory turnover yang merupakan salah satu Indikator kerja pada bagaian perencanaan dan pengendaliaan persediaan, selain itu banyaknya spare part cadang membebani biaya persediaan khususnya biaya simpan dan perawatan, dalam hal ini perusahaan menggunakan intuisi dalam melakukan pengendalian persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kebijakan persediaan dengan nilai inventory turnover yang lebih baik dan biaya persediaan minimum. Penelitian ini menggunakan pendekatan Periodic Review dan Continuous Review untuk memperoleh kebijakan persediaan optimal untuk PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Semarang yang kemudian dibandingkan dengan sistem persediaan perusahaan dengan menggunakan simulasi montecarlo. Data yang digunakan untuk penelitin ini adalah data sekunder. Penelitian dilakukan pada 10 spare part  level A dengan pembelian terbanyak. Hasil dari pengolahan data menggunakan metode periodic review dan continuous review jika dibandingkan dengan sistem persediaan saat ini menunjukan bahwa nilai inventory turnover terbaik adalah dengan menggunakan kebijakan periodic review dengan nilai rata-rata 1.40 kali lebih besar 1,04 kali jika dibandingkan dengan kondisi eksisting perusahaan, Sedangkan untuk biaya persediaan optimal terdapat pada Continuous Review Model. Hasil perbandingan total biaya persediaan antara continuous review dengan sistem persediaan perusahaan mengindikasi adanya penghematan sebesar 40,71%


ABSTRACT

The number of spare parts causes the low inventory turnover value which causes the non-achievement of one of the work Indicators in the planning and controlling of the inventory, in addition to the many spare parts burdening the cost of inventory especially the cost of storage and maintenance, in this case the company uses intuition in controlling the inventory. This study aims to obtain inventory policy with better inventory turnover value and minimum inventory cost. This study uses the Periodic Review and Continuous Review approach to obtain the most optimal inventory policy for PT Indonesia Power Generation Unit Semarang which is then compared with company inventory system using montecarlo simulation. The data used for this research is secondary data. The study was conducted on 10 spare part A level with the most purchases. The results of data processing using periodic review and continuous review methods when compared with the current inventory system shows that the best inventory turnover value is to use the policy periodic review with an average value of 1.40 greater than 1.04 when compared with the existing condition of the company, associated with that Continuous review model is a policy with a minimum total inventory cost. The equilibrium ratio of total inventory cost between the periodic review model and the company's inventory system indicates a significant savings in total inventory cost, which is 40,71%

Fulltext View|Download
Keywords: Persediaan; Periodic Review; Continuous Review; Simulasi Montecarlo; Inventory Turnover

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.