Organisasi Rifa’iyah dan Eksistensinya di Kabupaten Wonosobo, 1965-2015: Pengajian, Pesantren, dan Sekolah

*Nila Asna Fadhila  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Rabith Jihan Amaruli  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 14 Jun 2020; Published: 18 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 22 38
Abstract
This article discusses the existence of the organization of Rifa’iyah Wonosobo District from 1965 to 2015. It analyses using four stages in the historical method. The historical study is very important, considering that Rifa’iyah Wonosobo is an Islamic organization that has gone through difficult times from the colonial to the Reformation era. As an organization that originated from a cultural movement, Rifa'yah continued to maintain its existence as a preaching movement through the Tarjumah teaching, as well as adapting it into the changing times. This can be seen from the three main activities that are usually conducted, recitation, pesantren, and schools. All three, have become an effective key, an answer from the direction of the movement's sustainability as an organization.

Article Metrics:

  1. Asy’ari, Hasyim, dan Amaluddin (1990). “Organisasi Rifa’iyah: Pesantren dan Organisasi Rifa’iyah.” Yogyakarta: Makalah disampaikan dalam Seminar Nasional “Mengungkap Pembaharuan Islam Abad XIX Gerakan K.H. Ahmad Rifa’i: Kesinambungan dan Perubahannya.”
  2. Darban, Ahmad Adaby (1988). Dari Sunan Giri Hingga Diponegoro. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
  3. Djamil, Abdul (2001). Perlawanan Kiai Desa: Pemikiran dan Gerakan Islam K.H. Ahmad Rifa’i Kalisalak. Yogyakarta: LKIS.
  4. Garraghan, Gilbert J. (1957). A Guide to Historical Method (New York: Fordham University Press).
  5. Kaprabowo, Andi (2019). “Beyond Studies Tarekat Rifa’iyah Kalisalak: Doktrin, Jalan Dakwah, dan Perlawanan Sosial.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, Vol. 3 (2). http://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jpmi/index, diunduh pada 23 Maret 2020).
  6. Khamdi, Muhammad (2009). “Gerakan Dakwah Rifa’iyah.” Jurnal Dakwah, Vol. X (2). ( http://e-journal.uin-suka.ac.id/jurnaldakwah, diunduh pada 23 Maret 2020).
  7. “Lampiran Pengusulan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Kepada K.H. Ahmad Rifa’i.” Koleksi pribadi Sudardji, 2000.
  8. Mohammad, Herry (2008). Tokoh-Tokoh Islam Yang Berpengaruh Abad 20. Jakarta: Gema Insani.
  9. Muftadin, Darul (2017). “Fikih Perlawanan Kolonialisme Ahmad Rifa’I.” Jurnal Penelitian, Vol. 14 (2) ( http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index/php/Penelitian/article/view/1218, diunduh pada 23 Maret 2020).
  10. Muklis, Ahmad, dkk. (2011). Buku Standar Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Rifa’iyah. Wonosobo: Forum Pendidikan Rifa’iyah.
  11. Nahrawi, Muh. Nahar (1983). “Potensi Lembaga Sosial Keagamaan seri IV Gerakan Rifa’iyah.” Semarang: Balai Penelitian Aliran Kerohanisan/Keagamaan, 1982/1983).
  12. Noer, Deliar (1980). Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3ES.
  13. Pondok Pesantren Al-Busyro (2019). “Kurikulum Pondok Pesantren Al-Busyro”.
  14. Rickelfs, M.C. (2013). Mengislamkan Jawa: Sejarah Islamisasi di Jawa dan Penentangnya dari 1930 sampai Sekarang. Diterjemahkan oleh FX Dono Sunardi dan Satrio Wahono. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
  15. Ridlo, Muhammad Amin (2016). USFITA: Ushul, Fiqih, Tasawuf, Wonosobo: Manba’ul Anwar Press.
  16. Rifa’i, Ahmad, Tasyrihatal Muhtaj, (2000).
  17. Rifa’iyah, Ummahatur (2015). Buku Pegangan Guru dan Peserta Didik Materi Hafalan PAUD/TA Wonosobo.
  18. Sekretariat Pusat Rifa’iyah (2007). “Sekilas Tentang Organisasi Rifa’iyah.” Batang: Makalah tidak dipublikasikan.
  19. Steenbrink, Karel A. (1984). Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia Abad Ke-19. Jakarta: PT Bulan Bintang.
  20. Tolib, Abdul (2015). “Pendidikan di Pondok Pesantren Modern”, Risalah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Wiraodra Indramayu, Vol 1 Desember. (http:/jurnal.faiunwir.ac.id., diunduh pada 23 Januari 2019).
  21. Ulya, Risma Sofiyatil (2013). “Pergulatan Rifa’iyah dalam Mencari Legalitas Diri di Tengah Polemik Tuduhan Ajaran Sesat, Kabupaten Pekalongan 1965-1999.” Indonesia Journal of History Education, 2 (2). ( http://journal.unnes.ac.id/sju/index,php/ijhe, diunduh pada 23 Maret 2020).
  22. Yatim, Badri (2007). Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  23. Aman
  24. K.H. Djasroni Ahmad
  25. K.H. Muhammad Amin Ridlo
  26. Kiai Afif Afadhol
  27. Kiai Ahmad Sokhaeri
  28. Muchammad Syafi’ Al-Mu’arrof
  29. Musibat
  30. Nurdin
  31. Safik Anang Hidayatullah
  32. Solekhan
  33. Sudardji