Perkembangan PTPN IX Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran di Kabupaten Semarang Tahun 2002-2017

*Lela Dwi Ginanti  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
A. Alamsyah  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 14 Jun 2020; Published: 18 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 20 17
Abstract

This article discusses the development of the agritourism Kampoeng Kopi Banaran in Semarang from 2002 to 2017. This study uses historical methods to analyze the development factors of the tourism Kampoeng Kopi Banaran. Kampoeng Kopi Banaran Agro is one of the tourist attractions managed by PT Perkebunan Nusantara IX which is located at Bawen District. The development of Kampoeng Kopi Banaran can be seen from various aspects including labor, infrastructure, and tourism facilities. Human Resources (HR) and promotion factors are so significant in the development of Kampoeng Kopi Banaran. It can be seen on its management that make innovation by expanding the scope of the business diversification of the product’s downstream.

Article Metrics:

  1. “Produksi Kopi Banaran Meningkat Pesat,” Suara Merdeka, 19 september 2017.
  2. “Sejarah Berdirinya Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran,” http://kampoengkopi banaran.co.id/, diunduh pada 28 Februari 2018.
  3. Arianti, Ni Komang (2006). “Kampoeng Kopi Banaran Berbenah,” Kompas, 29 Agstus 2006.
  4. Cahyono, Wenry Agus (2011). “Potensi dan Pengembangan Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran di Kabupeten Semarang Jawa Tengah.” Tugas Akhir pada Program Diploma III Usaha Perjalanan Wisata
  5. Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang (2017). Buku Panduan Wisata Kabupaten Semarang. Semarang: Dinas Priwisata Kabupaten Semarang.
  6. Hartati, Eni Sri (2016). “Pariwisata Lokomotif Ekonomi Baru,” Kompas, 5 Desember 2016.
  7. Kharisma, Farid (2012). Manajemen Pengembangan Pariwisata Kabupaten Semarang di Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Semarang. Semarang: Skripsi pada Program Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
  8. Lorosariputri, Pratiwi (2017). “Valuasi Ekonomi Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran Kabupaten Semarang.” Skripsi pada Program Sarjana Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada.
  9. Marpaung, Happy (2002). Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.
  10. Printianto, Indi (2014). “Kinerja Karyawan Agrowisata Dalam Mendukung Pengembangan Agrowisata Kampoeng Kopi Banaran, Kabupaten Semarang.” Tesis pada Program Studi Magister Kajian Pariwisata, Sekolah Pascasarjana, Universita Gadjah Mada.
  11. Santoso, Budi (t.t.). Strategi pengembangan Sektor Pariwisata: Perspektif Manajemen Sektor Publik. Yogyakarta: YPAPI.
  12. Wahab, Salah (1989). Manajemen Kepariwisataan. Jakarta: Pradnya Paramita.
  13. Diky Pramudito
  14. Moch Irvan
  15. Dyah Ernawati
  16. Topan
  17. Suryono
  18. Kiky Muliana