IDENTIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN UNTUK MENGETAHUI ARAH PERKEMBANGAN FISIK WILAYAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS:KABUPATEN DEMAK)

Astriana Dewi, Sawitri Subiyanto, Fauzi Janu Amarrohman

Abstract


Penggunaan lahan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi struktur perkembangan wilayah. Hal ini dapat dilihat pada ketersediaan lahan yang terbatas karena adanya perubahan penggunaan lahan pada wilayah tertentu. Perkembangan fisik Kabupaten Demak dipengaruhi oleh perkembangan jumlah penduduk yang meningkat karena Kabupaten Demak merupakan wilayah pinggiran dekat dengan Kota Semarang. Hal ini mengakibatkan terjadinya perkembangan fisik wilayah pada penggunaan lahan permukiman, industri serta perdagangan dan jasa. Data yang digunakan pada penelitian ini antara lain Batas Administrasi tahun 2017, Citra Landsat 7 tahun 2007, 2012 dan Citra Landsat 8 tahun 2018 dengan path/row 120/65, Citra Quickbird Kabupaten Demak tahun 2015 dan Data Kependudukan Kabupaten Demak tahun 2017. Perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Demak pada tahun 2007 dan 2012 sebesar 3.139,119 hektar dan perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Demak pada tahun 2012 dan 2018 sebesar 1.395,284 hektar. Pola perkembangan permukiman yang berkembang Kecamatan Sayung, Kecamatan Karangtengah dan Kecamatan Karanganyar. Arah perkembangan fisik wilayah pada tahun 2007 dan 2012 mengarah ke sebelah barat Kabupaten Demak yaitu Kecamatan Sayung, Karangtengah dan Mranggen. Sedangkan arah perkembangan fisik wilayah pada tahun 2012 dan 2018 mengarah ke sebelah barat Kabupaten Demak yaitu Kecamatan Sayung dan Kecamatan Karangtengah. Faktor yang mempengaruhi perkembangan fisik wilayah di Kabupaten Demak adalah jumlah penduduk, faktor aksesbilitas dan lapangan pekerjaan seperti industri.


Keywords


Arah Perkembangan, Citra Landsat, Pola Perkembangan Permukiman, Penggunaan Lahan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats