ANALISIS PENGARUH FENOMENA EL NINO DAN LA NINA TERHADAP CURAH HUJAN TAHUN 1998 - 2016 MENGGUNAKAN INDIKATOR ONI (OCEANIC NINO INDEX) (Studi Kasus : Provinsi Jawa Barat)

*Farras Nabilah  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Yudo Prasetyo  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Abdi Sukmono  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 15 Nov 2017; Published: 15 Nov 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 2085 1283
Abstract

ABSTRAK

Perubahan iklim dalam rentang 10 tahun terakhir membawa perubahan yang sangat drastis di permukaan bumi. Beberapa pengaruh iklim ini salah satunya anomali suhu udara yang mencolok seperti fenomena El Nino dan La Nina atau yang lebih dikenal dengan fenomena ENSO (El Nino Southern Oscillation). Fenomena ENSO merupakan suatu kondisi permukaan laut di wilayah Samudera Pasifik mengalami kenaikan atau penurunan suhu permukaan laut sehingga menyebabkan adanya pergeseran musim di wilayah Indonesia. Pergeseran musim yang terjadi karena fenomena ENSO juga berpengaruh besar terhadap produksi pangan dan komoditas pertanian yang lain.

Pada penelitian ini, metode pengolahan data penelitian menggunakan bahasa pemograman untuk mengolah data SST dan data curah hujan dari tahun 1998 sampai tahun 2016. Data yang digunakan berupa data suhu permukaan laut yang berasal dari satelit NOAA yaitu SST Reynolds (Sea Surface Temperature) serta data curah hujan harian yang berasal dari satelit TRMM. Pembuatan indeks ONI pada penelitian ini menggunakan data SST bulanan yang telah dikonversikan kemudian dikelompokkan kedalam masing-masing kelas. Masing-masing kelas mempunyai nilai kurang dari -0,5 yaitu keadaan La Nina, lebih dari 0,5 yaitu keadaan El Nino dan nilai diantara -0,5 sampai 0,5 yaitu keadaan normal. Pengujian data menggunakan analisis pola spasial curah hujan dan suhu permukaan laut yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino dan La Nina.

Hasil penelitian berupa peta sebaran SST dan curah hujan secara musiman untuk mengetahui pengaruh dari fenomena El Nino dan La Nina di wilayah Jawa Barat. Fenomena El Nino dan La Nina di Laut Jawa terjadi pada bulan Agustus sampai bulan Februari. Pada saat El Nino, nilai suhu permukaan laut (SST) 27ᵒC -28ᵒC dengan rata-rata 27,71ᵒC sedangkan untuk intensitas curah hujannya yaitu 1,0mm/hr-2,0mm/hr dengan rata-rata 1,63mm/hr. Pada saat La Nina, nilai suhu permukaan laut (SST) 29ᵒC-30ᵒC dengan rata-rata 29,06ᵒC sedangkan intensitas curah hujannya yaitu 9,0mm/hr-10mm/hr dengan rata-rata 9,74mm/hr. Korelasi antara curah hujan dan SST sebesar 0,413 yang menyatakan hubungan yang cukup kuat antar parameter. Sehingga dapat disimpulkan, kenaikan SST saat La Nina mempengaruhi kenaikan intensitas curah hujan sedangkan untuk penurunan SST saat El Nino mempengaruhi penurunan intensitas curah hujan.

Keywords: Curah hujan, El Nino, La Nina, ONI Indeks , dan SST Reynold.

Article Metrics: