Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jl. Jend. Ahmad Yani No. 111, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia 78113, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI53572, author = {Khairunnisa Khairunnisa and Widya Lestari and Risna Hayati}, title = {PENGARUH POLA ASUH OTORITER ORANG TUA YANG BEKERJA TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA SISWA DI SMP 16 PONTIANAK}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {14}, number = {5}, year = {2025}, keywords = {Perilaku Agresivitas; Pola Asuh Otoriter; Siswa}, abstract = { Perubahan fisik maupun psikologis pada remaja sering memicu perilaku agresivitas yang marak terjadi di lingkungan sekolah. Sebesar 38% dari total 7.451 korban kekerasan di Indonesia berasal dari remaja kelompok usia 13-17 tahun, dimana pola asuh otoriter dan sikap acuh orang tua menjadi pemicu utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif pada siswa SMP N 16 Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling , diperoleh sebanyak 92 siswa dengan pola asuh otoriter dengan alat pengumpulan data menggunakan Google Form. Pengolahan data dianalisis dengan software IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku agresif siswa dimana nilai koefisien regresi sebesar 0,957 (β=0,957, p=0,000), dengan 48% variabel agresivitas dipengaruhi oleh pola asuh otoriter dimana 35 siswa (56,67%) mengalami pola asuh otoriter tinggi dan 32 siswa (54,46%) menunjukkan perilaku agresivitas tinggi. Terbukti bahwa semakin tinggi tingkat pola asuh otoriter berdampak pada agresivitas siswa. }, issn = {2829-1859}, pages = {419--430} doi = {10.14710/empati.2025.53572}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/53572} }
Refworks Citation Data :
Perubahan fisik maupun psikologis pada remaja sering memicu perilaku agresivitas yang marak terjadi di lingkungan sekolah. Sebesar 38% dari total 7.451 korban kekerasan di Indonesia berasal dari remaja kelompok usia 13-17 tahun, dimana pola asuh otoriter dan sikap acuh orang tua menjadi pemicu utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola asuh otoriter orang tua terhadap perilaku agresif pada siswa SMP N 16 Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 92 siswa dengan pola asuh otoriter dengan alat pengumpulan data menggunakan Google Form. Pengolahan data dianalisis dengan software IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perilaku agresif siswa dimana nilai koefisien regresi sebesar 0,957 (β=0,957, p=0,000), dengan 48% variabel agresivitas dipengaruhi oleh pola asuh otoriter dimana 35 siswa (56,67%) mengalami pola asuh otoriter tinggi dan 32 siswa (54,46%) menunjukkan perilaku agresivitas tinggi. Terbukti bahwa semakin tinggi tingkat pola asuh otoriter berdampak pada agresivitas siswa.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University