1Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Indonesia
2Gedung J Jalan Diponegoro 52-60 Salatiga, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI43871, author = {Gabriela Gaol and Bhatara Ritonga and Elfrida Sinambela and Yulius Ranimpi}, title = {HUBUNGAN CITRA TUBUH NEGATIF DAN PERISAKAN TERHADAP KESEJAHTERAAN SPIRITUAL PADA SISWA SMP DAN SMA DI SALATIGA}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {14}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {citra tubuh negatif; perisakan; kesejahteraan spiritual; remaja}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk menngetahui apakah ada hubungan antara perasaan negatif terhadap citra tubuh yang kurang ideal dan perilaku perisakan terhadap kesejahteraan spiritual siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Atas di Salatiga. Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas merupakan individu yang sedang berada dalam masa remaja awal sampai pertengahan yang mengalami perubahan bentuk tubuh. Ketidaksesuaian antara bentuk tubuh yang dimiliki dengan standar ideal yang ada, menimbulkan perasaan negatif terhadap citra tubuh mereka. Ketidaksesuaian tersebut cenderung membuat mereka menjadi korban perilaku perisakan. Mereka berisiko memiliki hubungan yang renggang dengan pencipta-Nya, karena merasa dirinya diciptakan berbeda dengan orang lain dengan memiliki bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan standar ideal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi korelasional. Subjek penelitian berjumlah 164 orang yang terdiri dari 38 siswa/i dari satu sekolah Sekolah Menengah Pertama dan 124 siswa/i Sekolah Menengah Atas. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala citra tubuh, skala perisakan dan skala kesejahteraan spiritual. Analisis data yang digunakan adalah teknik rank spearman rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.001. Namun ditemukan juga bahwa perisakan tidak berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.138. }, issn = {2829-1859}, pages = {136--146} doi = {10.14710/empati.2025.43871}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/43871} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk menngetahui apakah ada hubungan antara perasaan negatif terhadap citra tubuh yang kurang ideal dan perilaku perisakan terhadap kesejahteraan spiritual siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Atas di Salatiga. Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas merupakan individu yang sedang berada dalam masa remaja awal sampai pertengahan yang mengalami perubahan bentuk tubuh. Ketidaksesuaian antara bentuk tubuh yang dimiliki dengan standar ideal yang ada, menimbulkan perasaan negatif terhadap citra tubuh mereka. Ketidaksesuaian tersebut cenderung membuat mereka menjadi korban perilaku perisakan. Mereka berisiko memiliki hubungan yang renggang dengan pencipta-Nya, karena merasa dirinya diciptakan berbeda dengan orang lain dengan memiliki bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan standar ideal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi korelasional. Subjek penelitian berjumlah 164 orang yang terdiri dari 38 siswa/i dari satu sekolah Sekolah Menengah Pertama dan 124 siswa/i Sekolah Menengah Atas. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala citra tubuh, skala perisakan dan skala kesejahteraan spiritual. Analisis data yang digunakan adalah teknik rank spearman rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.001. Namun ditemukan juga bahwa perisakan tidak berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.138.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University