skip to main content

HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI INTERPERSONAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SMP NEGERI 1 BATURETNO KABUPATEN WONOGIRI

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi interpersonal dan motivasi belajar pada siswa. Salah satu faktor yang mendorong motivasi belajar pada siswa adalah adanya faktor eksternal yang dapat dipengaruhi oleh kualitas hubungan sosial siswa dalam lingkungan sosialnya. Kualitas hubungan sosial yang terbentuk tidak terlepas dari adanya kompetensi interpersonal yang dimiliki oleh siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII sebanyak 17 kelas (488 siswa) dengan sampel penelitian sebanyak 8 kelas (215 siswa). Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kompetensi Interpersonal yang terdiri dari lima aspek (27 aitem, α= 0,883) dan Skala Motivasi Belajar yang terdiri dari tiga aspek (32 aitem, α= 0,916). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kompetensi interpersonal dengan motivasi belajar sebesar rxy= 0,572; dengan p < 0,05. Artinya, semakin tinggi kompetensi sosial seorang siswa maka akan semakin tinggi pula motivasi belajarnya. Sebaliknya, apabila kompetensi interpersonal siswa rendah maka motivasi belajar siswa juga akan rendah. Kompetensi interpersonal memberikan sumbangan efektif terhadap motivasi belajar sebesar 32,7%.



Fulltext View|Download
Keywords: kompetensi interpersonal; motivasi belajar; siswa Sekolah Menengah Pertama

Article Metrics:

  1. Chow, C. M., Ruhl, H., & Buhrmester, D. (2013). The mediating role of interpersonal competence between adolescents’ empathy and friendship quality: A dyadic approach. Journal of Adolescence, 36(1), 191-200
  2. Dayakisni, T., & Hudaniah. (2015). Psikologi sosial. UMM Press
  3. DeVito, J. (2010). The interpersonal communication book. Harper Collins College
  4. Eristiyan, A. (2010). Hubungan persepsi iklim kelas dengan motivasi belajar siswa SMP Islam Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) Depok [Skripsi tidak dipublikasikan]. UIN Syarif Hidayatullah
  5. Hidayati, S. T. (2016). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMP Al-Yasini Pasuruan [Skripsi tidak dipublikasikan]. UIN Maulana Malik Ibrahim
  6. Hinggardipta, R., & Ariati, J. (2015). Hubungan antara kompetensi interpersonal dengan prestasi akademik pada siswa kelas XI reguler di SMAN 2 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Empati, 4(2), 8-13
  7. Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga
  8. Kanadika, R. (2012). Hubungan antara interaksi sosial dengan motivasi belajar pada siswa kelas unggulan [Publikasi skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Eprint Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/21880/
  9. Kompas.com. (2019, Juni 19). Sistem zonasi, Kemendikbud dinilai langgar UU sistem pendidikan nasional. Kompas. https://edukasi.kompas.com/read/2019/06/19/18565641/sistem-zonasi-kemendikbud-dinilai-langgar-uu-sistem-pendidikan-nasional?page=all
  10. Mulyaningsih, I. E. (2014). Pengaruh interaksi sosial keluarga, motivasi belajar, dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 441-451
  11. Muniroh, K. (2010). Implementasi pembelajaran dengan model cooperative script sebagai usaha untuk meningkatkan kreativitas dalam pemecahan masalah matematikasiswa kelas VIII MTs Wahid Hasyim [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Negeri Yogyakarta
  12. Must, T., Ingber, S., & Ariam, E. H. (2011). Social competence, sense of loneliness, and speech intelligibility of young children with hearing loss in individual inclusion and group inclusion. Journal of Deaf Studies and Deaf Education, 17(2), 259-272
  13. Republika. (2014, Agustus 22). Menghadapi tantangan kurikulum 2013. Republika. https://www.republika.co.id/berita/koran/pendidikan-koran/14/08/22/naoz886-menghadapi-tantangan-kurikulum-2013
  14. Sari, D. P., Rusmin, & Deskoni. (2018). Pengaruh iklim kelas terhadap motivasi belajar peserta didik di SMAN 3 Tanjung Raja. Jurnal Profit, 5(1), 80-88
  15. Uno, H. B. (2011). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara
  16. Winkel, W. S. (2012). Psikologi pengajaran. Media Abadi
  17. Yuliani, N. F. (2013). Hubungan antara lingkungan sosial dengan motivasi belajar santri di Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah. Spektum PLS, 1(2), 48-62

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.