Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI27704, author = {Ikhda Aqiilah}, title = {PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD)}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {10}, number = {2}, year = {2020}, keywords = {individu, pengalaman, puasa daud}, abstract = { Sebagian umat manusia di dunia menjalankan ibadah puasa. Berbagai agama turut memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa sesuai dengan tata cara dan pelaksanaannya masing-masing dengan tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Beberapa agama tidak hanya islam, memiliki ajaran-ajaran yang bertalian dengan keagamaan salah satunya adalah puasa. Puasa dalam Islam ada bermacam-macam salah satunya adalah Puasa Daud. Puasa Daud merupakan puasa yang dilakukan satu hari berpuasa dan satu hari berbuka. Fenomena yang menarik adalah ketika Puasa Daud dianggap berat bagi sebagian individu, tetapi ada beberapa individu yang menjalankannya bahkan hingga bertahun-tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai individu yang menjalankan Puasa Daud, dinamika psikologis individu yang menjalankan Puasa Daud, serta bagaimana manfaat Puasa Daud terhadap individu yang menjalankan. Subjek penelitian berjumlah 4 orang dengan karakteristik sudah baligh , serta menjalankan Puasa Daud minimal selama 6 bulan. Penentuan subjek digunakan teknik purpossive sampling atau sampling bertujuan. Metode analisis yang digunakan, yaitu menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis dengan wawancara terstruktur. Hasil dari penelitian ini, yakni subjek mengalami proses dan dinamika psikologis berpuasa daud, serta puasa daud mempengaruhi subjek dalam hal makna puasa daud, kebahagiaan, kontrol diri, spiritualitas, religiusitas, emosi positif, regulasi emosi, pro-social behavior, interaksi sosial, relasi sosial, serta agresivitas. }, issn = {2829-1859}, pages = {163--189} doi = {10.14710/empati.2020.27704}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/27704} }
Refworks Citation Data :
Sebagian umat manusia di dunia menjalankan ibadah puasa. Berbagai agama turut memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa sesuai dengan tata cara dan pelaksanaannya masing-masing dengan tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Beberapa agama tidak hanya islam, memiliki ajaran-ajaran yang bertalian dengan keagamaan salah satunya adalah puasa. Puasa dalam Islam ada bermacam-macam salah satunya adalah Puasa Daud. Puasa Daud merupakan puasa yang dilakukan satu hari berpuasa dan satu hari berbuka. Fenomena yang menarik adalah ketika Puasa Daud dianggap berat bagi sebagian individu, tetapi ada beberapa individu yang menjalankannya bahkan hingga bertahun-tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai individu yang menjalankan Puasa Daud, dinamika psikologis individu yang menjalankan Puasa Daud, serta bagaimana manfaat Puasa Daud terhadap individu yang menjalankan. Subjek penelitian berjumlah 4 orang dengan karakteristik sudah baligh, serta menjalankan Puasa Daud minimal selama 6 bulan. Penentuan subjek digunakan teknik purpossive sampling atau sampling bertujuan. Metode analisis yang digunakan, yaitu menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis dengan wawancara terstruktur. Hasil dari penelitian ini, yakni subjek mengalami proses dan dinamika psikologis berpuasa daud, serta puasa daud mempengaruhi subjek dalam hal makna puasa daud, kebahagiaan, kontrol diri, spiritualitas, religiusitas, emosi positif, regulasi emosi, pro-social behavior, interaksi sosial, relasi sosial, serta agresivitas.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University