Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26609, author = {Yosika Admadeli and Anggun Resdasari Prasetyo}, title = {HUBUNGAN MODAL PSIKOLOGIS DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA GURU SEKOLAH DASAR HONORER DI KECAMATAN PRACIMANTORO}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {13}, number = {1}, year = {2023}, keywords = {guru honorer; keterikatan kerja; modal psikologis}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja pada guru sekolah dasar honorer di Kecamatan Pracimantoro. Modal psikologis adalah kemampuan individu untuk yakin pada diri sendiri, membangun atribusi positif, menentukan arah dalam mencapai tujuan, dan kemampuan untuk bertahan pada situasi sulit sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Keterikatan kerja adalah suatu kondisi yang positif mencakup mental, sikap, dan perilaku karyawan serta berkaitan dengan pemenuhan kerja yang ditandai dengan semangat, dedikasi, dan absorpsi. Populasi dalam penelitian ini adalah 203 guru honorer dan sampel penelitian 127 guru honorer. Guru honorer dipilih karena ditengah permasalahan yang harus dihadapi, tetapi dirinya mampu untuk bertahan dan tidak melepas profesinya. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling . Penelitian ini menggunakan dua skala sebagai alat ukur, yaitu skala modal psikologis (30 item valid dengan α= 0,920) dan skala keterikatan kerja (35 item valid dengan α= 0,925). Berdasarkan metode analisis regresi sederhana didapatkan hasil r xy = 0,854 dengan p = 0,000 (p<0,05), dimana hasil tersebut menunjukkan ada hubungan positif antara modal psikologis dan keterikatan kerja. Modal psikologis memberikan sumbangan efektif sebesar 25,5% pada keterikatan kerja. }, issn = {2829-1859}, pages = {56--62} doi = {10.14710/empati.2024.26609}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26609} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja pada guru sekolah dasar honorer di Kecamatan Pracimantoro. Modal psikologis adalah kemampuan individu untuk yakin pada diri sendiri, membangun atribusi positif, menentukan arah dalam mencapai tujuan, dan kemampuan untuk bertahan pada situasi sulit sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Keterikatan kerja adalah suatu kondisi yang positif mencakup mental, sikap, dan perilaku karyawan serta berkaitan dengan pemenuhan kerja yang ditandai dengan semangat, dedikasi, dan absorpsi. Populasi dalam penelitian ini adalah 203 guru honorer dan sampel penelitian 127 guru honorer. Guru honorer dipilih karena ditengah permasalahan yang harus dihadapi, tetapi dirinya mampu untuk bertahan dan tidak melepas profesinya. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling. Penelitian ini menggunakan dua skala sebagai alat ukur, yaitu skala modal psikologis (30 item valid dengan α= 0,920) dan skala keterikatan kerja (35 item valid dengan α= 0,925). Berdasarkan metode analisis regresi sederhana didapatkan hasil rxy= 0,854 dengan p = 0,000 (p<0,05), dimana hasil tersebut menunjukkan ada hubungan positif antara modal psikologis dan keterikatan kerja. Modal psikologis memberikan sumbangan efektif sebesar 25,5% pada keterikatan kerja.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University