Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26517, author = {YESIKA SIHOTANG and Dinni Febriyanti}, title = {HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN EMOTIONAL LABOR PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) DI KOTA SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {4}, year = {2020}, keywords = {hardiness, emotional labor, guru sekolah luar biasa}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan emotional labor pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kota Semarang. Hardines adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan, yang ditandai dengan adanya kemampuan untuk mengontrol setiap kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, memiliki komitmen dari dalam diri, serta memandang secara positif setiap kejadian yang dialami oleh individu. Sedangkan emotional labor adalah kemampuan untuk menampilkan ekspresi emosi sesuai dengan tuntutan pekerjaan supaya mampu menimbulkan perasaan yang nyaman bagi orang lain. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 53 guru SLB yang tersebar di tujuh SLB. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Hardiness (26 aitem;α= 0,920) dan Skala emotional labor (24 aitem;α=0,933). Analisis datamenggunakan teknik Spearman yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan emotional labor pada guru Sekolah Luar Biasa di Kota Semarang dengan ( rs =0,869; p=< 0,01) . Artinyasemakin tinggi hardiness yang dimiliki maka semakin tinggi emotional labor seseorang, dan sebaliknya. }, issn = {2829-1859}, pages = {731--738} doi = {10.14710/empati.2019.26517}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26517} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan emotional labor pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kota Semarang. Hardines adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan, yang ditandai dengan adanya kemampuan untuk mengontrol setiap kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, memiliki komitmen dari dalam diri, serta memandang secara positif setiap kejadian yang dialami oleh individu. Sedangkan emotional labor adalah kemampuan untuk menampilkan ekspresi emosi sesuai dengan tuntutan pekerjaan supaya mampu menimbulkan perasaan yang nyaman bagi orang lain. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 53 guru SLB yang tersebar di tujuh SLB. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Hardiness (26 aitem;α= 0,920) dan Skala emotional labor (24 aitem;α=0,933). Analisis datamenggunakan teknik Spearman yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan emotional labor pada guru Sekolah Luar Biasa di Kota Semarang dengan (rs=0,869;p=<0,01). Artinyasemakin tinggi hardiness yang dimiliki maka semakin tinggi emotional labor seseorang, dan sebaliknya.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University