skip to main content

HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN PADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN WANITA KASUS NARKOTIKA DI KALIMANTAN TIMUR

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 25 Mar 2019; Published: 26 Mar 2019.

Citation Format:
Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan pada warga binaan pemasyarakatan wanita kasus narkotika di Kalimantan Timur. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada hubungan negatif antara penerimaan diri dengan kecemasan pada warga binaan pemasyarakatan wanita kasus narkotika di Kalimantan Timur. Subjek penelitian ini adalah 98 Warga Binaan Pemasyarakatan Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika klas III di Samarinda, Kalimantan Timur, terjerat kasus narkotika, baik sebagai pengguna ataupun pengedar, dan telah menjalani masa hukuman minimal 3 bulan. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala psikologis, yaitu Depression Anxiety Stress Scale (11 aitem α = 0,958) dan Berger’s Self-Acceptance Scale (28 aitem α = 0,904). Hasil analisis data dengan analisis korelasi Spearman’s Rho menunjukkan ada hubungan negatif antara penerimaan diri dengan kecemasan pada warga binaan pemasyarakatan wanita kasus narkotika di Kalimantan Timur (rxy=-0,371;p=0,000 (p <0,001)). Hal ini menunjukkan semakin tinggi penerimaan diri, maka semakin rendah kecemasan pada warga binaan pemasyarakatan wanita kasus narkotika di Kalimantan Timur, dan sebaliknya.

Fulltext View|Download
Keywords: penerimaan diri; kecemasan

Article Metrics:

  1. Anastasia, A. (2012). Perempuan Kurir dalam Perdagangan Gelap Narkotika (Sebuah Realitas Korban Kekerasan Berlapis). Jurnal Kriminologi Indonesia, 8(1), 001 011
  2. Ardilla, F. (2013). Penerimaan Diri pada Warga binaan pemasyarakatan. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2, (01)
  3. Butler, dkk. (2005). Mental Disorder in the New South Wales Prisoner Population. Australia: Justice Health, and University of New South Wales
  4. Chaplin, J. P. (2011). Kamus Lengkap Psikologi. Alih bahasa: Kartono. Jakarta: Bima Aksara
  5. Ditjenpas. (2018). http://smslap.ditjenpas.go.id
  6. Fahruliana, R., (2011). Pengaruh Pemberian Terapi Humor terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Warga binaan pemasyarakatan Menjelang Masa Pembebasan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Malang. Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim
  7. Fausiah, F., (2005). Psikologi Abnormal Klinis Dewasa. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  8. Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia
  9. Handayani, M. M., Sofia, R., dan Avin, F. H. (2000). Efektivitas Pelatihan Pengenalan Diri Terhadap Peningkatan Penerimaan Diri dan Harga Diri Pada Remaja. INSAN. Vol. 2 No. 1. Hal.39-46. November. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
  10. Hurlock, E.B. (2009). Psikologi Perkembangan (Suatu Pendekatan Sepanjang Kehidupan). Alih Bahasa: Istiwidayanti. Jakarta: Erlangga
  11. Kartono. (2009). Patologi Sosial Jilid 1. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  12. Kuang, M. (2010). Amazing Life: Panduan Menuju Kehidupan yang Luar Biasa. Jakarta: PT. Gramedia
  13. Nadira, A., dan Zarfiel, M. D. (2013). Hubungan antara Penerimaan Diri dan Kecemasan Menghadapi Masa Depan pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Jurnal Psikologi. Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia
  14. Palos, R & Viscu. L. (2014). Anxiety, Automatic Negative Thoughts, and Unconditional Self Acceptance in Rheumatoid Arthritis: A Preliminary Stud.Hindawi Publishing Corporation. Volume 2014.page 14
  15. Papalia, D. E., Olds, S. W., dan Feldman, R. D. (2009). Human Development: Perkembangan Manusia. Alih Bahasa: Brian Marwensdy. Jakarta: Salemba Humanika
  16. Prihadhi, E. K. (2004). My Potency. Jakarta: PT. Gramedia
  17. Puspitasari, V. M. (2015). Strategi Adaptasi Mantan Warga binaan pemasyarakatan di Masyarakat (Studi Deskriptif tentang Konsep Diri dan Strategi Adaptasi Mantan Warga binaan pemasyarakatan terhadap Stigma Yang Ada di Masyarakat). http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmnts9752ef0d81full.pdf
  18. Santi, A. (2015). Stress dan strategi coping pada warga binaan pemasyarakatan wanita di lembaga pemasyarakatan kelas II A wanita Semarang. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana
  19. Setiawan. (2009). Pelaksanaan Pembinan Menurut Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Binjai). Tesis: Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara
  20. Stuart, G. W. (2006). Buku Ajar Keperawatan Jiwa Edisi 5. Jakarta: EGC
  21. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
  22. Wahyudi, A., dan Uyun, Q. (2007). Penerimaan Diri dengan Kecemasan terhadap Masa Depan pada Remaja Panti Asuhan. Naskah Publikasi. Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
  23. West, H. (2015). The Power of Self-Acceptance. http://www.harperwest.co/self-acceptance/

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.