skip to main content

HUBUNGAN ANTARA ASERTIVITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA TARUNA JURUSAN NAUTIKA SEKOLAH TINGGI ILMU PELAYARAN (STIP) JAKARTA

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Maraknya kasus kekerasan yang terjadi di lingkup sekolah kedinasan menimbulkan kekecewaan dari berbagai pihak. Kekerasan juga diketahui dapat memberikan dampak yang buruk bagi psychological well-being (kesejahteraan psikologis) individu bukan hanya bagi yang mengalami, melainkan juga yang menyaksikan dan mendengar. Asertivitas diketahui dapat meningkatkan kebahagiaan hidup, mengurangi kecemasan, dan membantu individu untuk dapat mengekspresikan dirinya sehingga dapat berfungsi secara penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dengan psychological well-being pada taruna jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara asertivitas terhadap psychological well-being pada taruna jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Populasi dalam penelitian ini merupakan taruna jurusan nautika tingkat II. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 54 taruna. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Psychological well-being (36 item, α = 0,927) dan Skala Asertivitas (29 item, α = 0,905). Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara asertivitas dengan psychological well-being pada taruna dengan nilai (rxy) = 0,624 dengan p=0,000 (p < 0,05), artinya semakin tinggi asertivitas taruna tingkat II jurusan nautika STIP maka semakin tinggi pula psychological well-beingnya.

Fulltext View|Download
Keywords: kesejahteraan psikologis; kekerasan

Article Metrics:

  1. Abdulkarim, A. (2006). Pendidikan kewarganegaraan. Bandung: Grafindo Media Pratama
  2. Alberti, R., & Emmons, M. (2002). Your perfect right: Hidup llebih bahagia dengan mengungkapkan hak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
  3. Bams. (2017, Januari 11). SAH kecam sistem pendidikan di sekolah kedinasan. Retrieved from suaraindonews: http://suaraindonews.com/sah-kecam-sistem-pendidikan-di-sekolah-kedinasan/
  4. Bishop, S. (2010). Develop your assertiveness. London: Koran Page
  5. Conrad, & Potts, S. (2013). Assertiveness: How to be strong in every situation. Chichester: Capstone
  6. Fairbrook, S. W. (2013). The physical and mental health effects of community violence exposure in pre-adolescent and adolescent youth. Journal of student nursing research, 24-30
  7. Heller, R., & Gitterman, A. (2011). Mental health and social problems. A social work perspective. London: Routledge
  8. Helmi. (2015, April 10). SDM. Retrieved from BeritaTrans: http://beritatrans.com/2015/04/10/kekerasan-taruna-stip-bermula-dari-meja-makan-2/
  9. Hidalgo, J. T., Bravo, B. N., Martinez, I. P., Pretel, F. A., Postigo, J. M., & Rabadán, F. E. (2010). Psychological well-being, assessment tools and related factors. In I. E. Wells, Psychological well being (pp. 77-113). New York: Nova Science Publishers, Inc
  10. Huppert, F. A. (2009). Psychological ell-being: Evidence regarding its causes and consequences. Journal Compilation, 137-164. doi: 10.1111/j.1758-0854.2009.01008.x
  11. Kirst, L. K. (2011). Investigating the relationship between assertiveness and personality characteristics. Retrieved Mei 22, 2018, from http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CBsQFjAA&url=http%3A%2F%2Fetd.fcla.edu%2FCF%2FCFH0004071%2FKirst_Laura_K_201205_BS.pdf&ei=ibOsVKORMZPIuASf-oCoBA&usg=AFQjCNFDOAZSSJBluLXM7cYcf2dP78sexQ&bvm=bv.83134100,d.c2
  12. Lapa, T. Y. (2015). Physical activity levels and psychological well-being: A case study of university students. Procedia- Social and Behavioral Sciences, 739-743
  13. Listwan, S. J., Colvin, M., Hanley, D., & Flannery, D. (2010). Victimization, social support, and psychological well-being. Criminal Justice and Behavior, 37, 1140-1159. doi: 10.1177/0093854810376338
  14. Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial. Edisi 10 - Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika
  15. Pourjali, F., & Zarnaghash, M. (2010). Relationships between assertiveness and the power of saying no with mental health among undergraduate student. Procedia Social and Behavioral Sciences, 137-141
  16. Ryff, C. D. (2014). Psychological well-being revisited: Advances in the science and practice of eudaimonia. Psychotherapy and Psychosomatics, 10-28
  17. Safaria, T., & Saputra, N. E. (2012). Manajemen emosi: Sebuah panduan cerdas bagaimana mengelola emosi positif dalam hidup anda. Jakarta: Bumi Aksara

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.