HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KOTA SEMARANG

*Retno Tri Wahyuni Simanullang  -  Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Ika Zenita Ratnaningsih  -  Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 18 Mar 2019; Published: 25 Mar 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID-ID
Statistics: 111 537
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di Rumah Sakit X Kota Semarang. Keterikatan kerja adalah suatu keadaan positif yang berkaitan dengan pemenuhan kerja yang dikarakteristikkan melalui adanya vigor, dedication, dan absorption. Kesejahteraan psikologis adalah kondisi dimana individu memiliki sikap positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan sesuai dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, serta berusaha mengekplorasi dan mengembangkan dirinya. Populasi dalam penelitian ini adalah 148 perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit X Kota Semarang dengan sampel penelitian sejumlah 91 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Keterikatan Kerja (20 item, α = 0,899) dan Skala Kesejahtehteraan Psikologis (31 item, α = 0,896). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja (rxy =0,759 dan p=0,000; p<0,05). Kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan efektif (R2) sebesar 57,6% terhadap keterikatan kerja. 

Keywords: kesejahteraan psikologis; perawat

Article Metrics: