Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23479, author = {Retno Simanullang and Ika Ratnaningsih}, title = {HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KOTA SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {4}, year = {2019}, keywords = {kesejahteraan psikologis; perawat}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di Rumah Sakit X Kota Semarang. Keterikatan kerja adalah suatu keadaan positif yang berkaitan dengan pemenuhan kerja yang dikarakteristikkan melalui adanya vigor, dedication, dan absorption. Kesejahteraan psikologis adalah kondisi dimana individu memiliki sikap positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan sesuai dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, serta berusaha mengekplorasi dan mengembangkan dirinya. Populasi dalam penelitian ini adalah 148 perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit X Kota Semarang dengan sampel penelitian sejumlah 91 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling . Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Keterikatan Kerja (20 item, α = 0,899) dan Skala Kesejahtehteraan Psikologis (31 item, α = 0,896). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja (r xy =0,759 dan p=0,000; p<0,05). Kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan efektif (R 2 ) sebesar 57,6% terhadap keterikatan kerja. }, issn = {2829-1859}, pages = {1448--1450} doi = {10.14710/empati.2018.23479}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23479} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di Rumah Sakit X Kota Semarang. Keterikatan kerja adalah suatu keadaan positif yang berkaitan dengan pemenuhan kerja yang dikarakteristikkan melalui adanya vigor, dedication, dan absorption. Kesejahteraan psikologis adalah kondisi dimana individu memiliki sikap positif terhadap dirinya sendiri dan orang lain, dapat membuat keputusan dan mengatur tingkah lakunya sendiri, dapat menciptakan dan mengatur lingkungan sesuai dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, serta berusaha mengekplorasi dan mengembangkan dirinya. Populasi dalam penelitian ini adalah 148 perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit X Kota Semarang dengan sampel penelitian sejumlah 91 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Keterikatan Kerja (20 item, α = 0,899) dan Skala Kesejahtehteraan Psikologis (31 item, α = 0,896). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja (rxy =0,759 dan p=0,000; p<0,05). Kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan efektif (R2) sebesar 57,6% terhadap keterikatan kerja.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University