Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23433, author = {Nurulitasari Nurulitasari and Frieda NRH}, title = {HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL SISWA YANG MENJADI PENGURUS OSIS DI SMA NEGERI WILAYAH KAB.BOYOLALI}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {4}, year = {2019}, keywords = {emosi; interpersonal}, abstract = { Kematangan emosi mengarah kepada kondisi seseorang yang telah mencapai tingkat kedewasaan secara emosional. Kematangan emosi ditandai oleh pengendalian emosi yang lebih baik sehingga tidak lagi meledakkan emosi di depan orang lain melainkan menunggu waktu dan tempat yang tepat untuk merespons emosi secara stabil. Kematangan emosi secara teoritis diasumsikan dapat memengaruhi kompetensi interpersonal individu. Kompetensi interpersonal adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menjalin komunikasi dan interaksi secara efektif agar tercipta hubungan antarpribadi yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan kompetensi interpersonal siswa yang menjadi pengurus OSIS di SMA Negeri Wilayah Kab.Boyolali. Populasi dalam penelitian ini adalah pengurus OSIS yang bersekolah di SMA Negeri wilayah Kab.Boyolali. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 171siswa dengan teknik cluster random sampling . Metode pengumpulan data menggunakan skala yaitu Skala Kompetensi Interpersonal (26 aitem α = 0,877) dan Skala Kematangan Emosi (29 aitem α = 8,90). Berdasarkan teknik analisis regresi sederhana menunjukkan hasil koefisien korelasi r xy = 0,513 dengan p = .000 (p<0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan kompetensi interpersonal, dengan sumbangan efektif sebesar 26,3%. }, issn = {2829-1859}, pages = {1276--1280} doi = {10.14710/empati.2018.23433}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23433} }
Refworks Citation Data :
Kematangan emosi mengarah kepada kondisi seseorang yang telah mencapai tingkat kedewasaan secara emosional. Kematangan emosi ditandai oleh pengendalian emosi yang lebih baik sehingga tidak lagi meledakkan emosi di depan orang lain melainkan menunggu waktu dan tempat yang tepat untuk merespons emosi secara stabil. Kematangan emosi secara teoritis diasumsikan dapat memengaruhi kompetensi interpersonal individu. Kompetensi interpersonal adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam menjalin komunikasi dan interaksi secara efektif agar tercipta hubungan antarpribadi yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan kompetensi interpersonal siswa yang menjadi pengurus OSIS di SMA Negeri Wilayah Kab.Boyolali. Populasi dalam penelitian ini adalah pengurus OSIS yang bersekolah di SMA Negeri wilayah Kab.Boyolali. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 171siswa dengan teknikcluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala yaitu Skala Kompetensi Interpersonal (26 aitem α = 0,877) dan Skala Kematangan Emosi (29 aitem α = 8,90). Berdasarkan teknik analisis regresi sederhana menunjukkan hasil koefisien korelasi rxy = 0,513 dengan p = .000 (p<0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan kompetensi interpersonal, dengan sumbangan efektif sebesar 26,3%.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University