skip to main content

HUBUNGAN ANTARA CUSTOMER VALUE DENGAN IMPULSE BUYING PRODUK FASHION PADA MAHASISWI ANGKATAN 2017 PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara customer value dengan impulse buying pada mahasiswi angkatan 2017 Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Impulse buying didefinisikan sebagai pembelian yang tidak terancana dan terjadi secara spontan. Customer value merupakan penilaian subjektif berdasarkan persepsi pelanggan terhadap sejauh mana sebuah produk mampu memberikan kepuasan bagi pelanggan. Populasi penelitian ini sebanyak 177 mahasiswa angkatan 2017 Psikologi Universitas Diponegoro Semarang, dengan sampel penelitian sejumlah 116 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Impulse Buying (31 aitem; α = 0,932) dan Skala Customer Value (19 aitem; α = 0,873). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara customer value dengan impulse buying  (r= 0,401; p<0,001). Customer value memberikan sumbangan efektif sebesar 16,1% terhadap impulse buying.

Fulltext View|Download
Keywords: customer value; impulse buying

Article Metrics:

  1. Daud, I., & Fitrianto, M. E. (2015). Peran celebrity endorser dalam membentuk perceive value dan purchasing intention. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya, 13(3)
  2. Devita, C. (2015). Pengaruh self monitoring terhadap impulse buying pada remaja perempuan dalam pembelian produk tas replika. Parsimonia, 2(2)
  3. Sari, A. E. (2014). Analisis faktor yang mempengaruhi pembelian spontan. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, 13(1)
  4. Herwij. (2010). Produk Fashion. Diunduh dari http://wijayahery.blogspot.com/2010/11/produk-fashion.html
  5. In’am, M. F., Suharyono, & Yulianto. E. (2016). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembelian impulsif (survei pada pengunjung yang melakukan pembelian impulsif di distro 3second cabang mall olympic garden malang)
  6. Kurniawan, D., & Kunto, Y. S. (2013). Pengaruh promosi dan store atmosphere terhadap impulse buying dengan shopping emotion sebagai variabel intervening studi kasus di matahari department store cabang supermall surabaya. Manajemen Pemasaran, 1(2)
  7. Nardiman. (2017). Pengaruh customer relationship management dan customer value terhadap kepuasan nasabah dan dampaknya pada loyalitas nasabah bank bri unit tiku cabang bukittinggi. Jurnal EKOBISTEK, 6(2)
  8. Nisya, L. S., & Sofiah, D. (2012). Religiusitas, kecerdasan emosional dan kenakalan remaja. Jurnal Psikologi, 7(2)
  9. Praja, D. D., dan Damayanti, A. (2013). Potret gaya hidup hedonisme di kalangan mahasiswa. Diunduh dari http://pshi.fisip.unila.ac.id/jurnal/files/journals/5/articles/224/submission/original/224-646-1-SM.pdf
  10. Riadhah, C. A., & Rachmatan, R. (2016). Perbedaan konsumsi hedonis pada mahasiswa universitas syiah kuala ditinjau dari jenis kelamin dan asal fakultas. Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(2)
  11. Saputra, T. R. (2017). Hubungan antara gaya hidup hedonisme dengan kecenderungan impulse buying terhadap trend fashion pada remaja kota. Skripsi. Fakultas UIN Sunan Ampel. Surabaya
  12. Sari, A. E. (2014). Analisis faktor yang mempengaruhi pembelian spontan. Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, 13(1)
  13. Sari, R. K. (2016). Kecenderungan perilaku compulsive buying (pembelian kompulsif) pada masa remaja akhir di samarinda. eJournal Psikologi, 4(4)
  14. Setiadi, N. J. (2003). Perilaku Konsumen. Jakarta: Kencana
  15. Sugiyono. (2014). Metode penelitian kombinasi (Mixed methods). Bandung : Alfabeta
  16. Tjiptono, F. (2006). Pemasaran Jasa (2). Malang: Bayumedia Publishing
  17. Wahyudi. (2013). Tinjauan Tentang Perilaku Konsumtif Remaja Pengunjung Mall Samarinda Central Plaza. eJournal Sosiologi, 28

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.