Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI21856, author = {Rachel Choirunissa and Annastasia Ediati}, title = {HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA-ORANGTUA DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA SMK}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {3}, year = {2020}, keywords = {komunikasi interpersonal remaja orangtua, regulasi emosi, remaja}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal remaja-orangtua dengan regulasi emosi siswa SMKN 5 Semarang. Regulasi emosi mempengaruhi remaja dalam bersikap dan berperilaku sesuai norma dan nilai yang ada. Keluarga merupakan tempat remaja belajar mengeksrepsikan emosinya. Hubungan remaja dengan orangtua, khususnya proses komunikasi interpersonal dapat memengaruhi perkembangan emosi remaja. Penelitian ini melibatkan 467 siswa SMK. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling . Alat ukur yang digunakan adalah Skala Komunikasi Interpersonal Remaja-Orangtua (34 aitem; α= 0,922) dan Skala Regulasi Emosi (31 aitem; α= 0,866). Teknik analisis data pada penelitian menggunakan uji korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal remaja-orangtua dengan regulasi emosi pada siswa SMKN 5 Semarang (r xy =0,555; p<0,001). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal remaja-orangtua, maka semakin tinggi regulasi emosi pada siswa SMKN 5 Semarang. }, issn = {2829-1859}, pages = {1068--1075} doi = {10.14710/empati.2018.21856}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/21856} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal remaja-orangtua dengan regulasi emosi siswa SMKN 5 Semarang. Regulasi emosi mempengaruhi remaja dalam bersikap dan berperilaku sesuai norma dan nilai yang ada. Keluarga merupakan tempat remaja belajar mengeksrepsikan emosinya. Hubungan remaja dengan orangtua, khususnya proses komunikasi interpersonal dapat memengaruhi perkembangan emosi remaja. Penelitian ini melibatkan 467 siswa SMK. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Komunikasi Interpersonal Remaja-Orangtua (34 aitem; α= 0,922) dan Skala Regulasi Emosi (31 aitem; α= 0,866). Teknik analisis data pada penelitian menggunakan uji korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal remaja-orangtua dengan regulasi emosi pada siswa SMKN 5 Semarang (rxy=0,555; p<0,001). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal remaja-orangtua, maka semakin tinggi regulasi emosi pada siswa SMKN 5 Semarang.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University