HUBUNGAN PENGUNGKAPAN DIRI TERHADAP TEMAN SEBAYA DENGAN PEMAAFAN PADA REMAJA

Ikko Setyawati, Amalia Rahmandani

Abstract


Konflik menjadi bagian dari setiap individu, tak terkecuali bagi remaja yang mengalami gejolak perubahan dalam diri, emosi maupun sosial. Memaafkan menjadi salah satu cara untuk dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat adanya konflik serta membangun kembali kondisi hubungan dengan orang yang pernah menyakiti hati menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengungkapan diri terhadap teman sebaya dengan pemaafan pada remaja. Populasi penelitian sebanyak 336 siswa sekolah menengah atas. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Penelitian dilakukan kepada 212 siswa kelas X, XI, dan XII Sekolah Menengah Atas Mardisiswa Semarang. Alat ukur yang digunakan adalah skala pemaafan (41 aitem; α = 0,923) dan skala pengungkapan diri (aitem 36; α = 0,929). Hasil uji korelasi Spearman’s menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pengungkapan diri terhadap teman sebaya dengan pemaafan pada remaja (rxy = 0,236; p = 0,001). Semakin tinggi pengungkapan diri, maka semakin tinggi kesediaan remaja untuk memberikan maaf.

 

 


Keywords


pengungkapan diri; teman sebaya; pemaafan; remaja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats