HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN KECEMASAN JAUH DARI SMARTPHONE (NOMOPHOBIA) PADA MAHASISWA JURUSAN ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Received: 5 Mar 2018; Published: 5 Mar 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Statistics: 2124 2210
Abstract

Saat ini di tengah kecanggihan teknologi smartphone yang sedang berkembang pesat dalam menunjang segala aspek kebutuhan manusia, tanpa sadar membuat pelajar khususnya mahasiswa merasa cemas bila jauh dari smartphone atau disebut juga Nomophobia. Nomophobia adalah suatu situasi terkait kecemasan yang dikarenakan ponsel, internet, atau perangkat komputer berada jauh dari jangkauan pemiliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan kecemasan jauh dari smartphone (nomophobia) pada mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 457 mahasiswa dengan sampel penelitian 110 mahasiswa. Penentuan sampel penelitian menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kontrol diri dan skala kecemasan jauh dari smartphone (nomophobia) yang masing-masing terdiri dari 28 aitem dan 36 aitem dengan nilai α = .859 dan α = .921. Analisa data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan hasil rxy = -.398 pada p = .030 (p< .05), artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kedua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Undip mengalami tingkat kecemasan jauh dari smartphone (nomophobia) rendah karena memiliki kontrol diri yang tinggi. Kontrol diri memberikan sumbangan efektif sebesar 4.3% sedangkan dan sisanya ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap pada penelitian ini.

Keywords: Kontrol Diri; Kecemasan; Smartphone; Nomophobia; Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Article Metrics: