skip to main content

STRATEGI KOPING KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) (Interpretative Phenomenological Analysis)

*Sitoresmi Banur Zafirah  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Yeniar Indriana  -  Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Citation Format:
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat memahami dan mendeskripsikan strategi koping seorang perempuan yang mengalami KDRT pada usia anak. Proses penemuan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang perempuan korban KDRT yang dilakukan oleh ayah kandung pada subjek 1 dan oleh ayah tiri pada subjek 2. Data hasil wawancara dianalisis dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab KDRT pada subjek karena adanya perubahan struktur dalam keluarga dan persepsi orang tua yang salah tentang cara mendidik dengan kekerasan. Akibat mengalami kekerasan, subjek mengalami luka fisik dan gangguan emosi, bahkan mengembangkan koping maladaptif antara lain agresif, kecanduan alkohol, dan percobaan bunuh diri. Kekerasan seksual yang dialami subjek 2, membuatnya masih menyimpan dendam hingga kini. Dukungan sosial dari orang terdekat serta kesadaran untuk mencari pertolongan profesional dapat membantu subjek menjalankan kehidupannya secara optimal. Pemaknaan positif dari pengalaman KDRT juga menjadi strategi yang efektif bagi subjek untuk tidak terjebak dalam pengalaman traumatis dan menjadikan diri lebih baik, hingga akhirnya subjek 1 dapat memaafkan ayahnya.
Fulltext View|Download
Keywords: KDRT; strategi koping; korban KDRT
Article Info
Section: Research Articles
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.