skip to main content

MEMAHAMI PENGALAMAN RELIGIUS JAMA’AH MAIYAH GAMBANG SYAFAAT SEMARANG: Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologis Jama’ah Maiyah

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 18 Jan 2015.

Citation Format:
Abstract
Banyaknya komunitas religi di Indonesia, salah satunya Gambang Syafaat Semarang menunjukan tingginya minat masyarakat untuk memahami fungsi agama. Penelitian ini bermaksud memahami pengalaman religius jama’ah maiyah Gambang Syafaat Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, DFI (Deskripsi Fenomena Individual) karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci mulai dari sebelum menjadi jama’ah maiyah hingga setelah menikmati sebagai jama’ah maiyah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh menggunakan teknik snowball. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengalaman religius subjek melalui tiga episode: 1) Episode sebelum menjadi jama’ah banyak diwarnai dengan kebiasaan bermain judi dan mabuk, teman bergaul dan hobi membaca buku Cak Nun, namun disertai dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap islam; 2) Episode awal adalah ketika subjek tertarik dengan tulisan-tulisan Cak Nun dan ingin mengetahui lebih jauh dengan mengikuti pengajian maiyah secara rutin; 3) Episode menikmati sebagai jama’ah maiyah dimulai ketika subjek mendapatkan pengalaman religius dan menunjukan perubahan dalam hidup. Diantaranya adalah dengan meninggalkan kebiasaan judi dan minum, bersyukur dalam setiap keadaan serta selalu berusaha membahagiakan orang disekitarnya.
Fulltext View|Download
Keywords: pengalaman religius; jama’ah maiyah; fenomenologi

Article Metrics:

  1. Arifin, B. S. (2008). Psikologi agama. Bandung: Pustaka Setia
  2. Ancok, D & Suroso, F. N (2001). Psikologi islami: Solusi islam atas problem-problem psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  3. Betts, I. L. (2006). Jalan sunyi emha. Jakarta: Kompas
  4. Effendy, A. F. (2009). Maiyah di dalam Al-Qur’an. Malang: Kinara Grafika
  5. Jalaluddin. (2010). Psikologi agama: Memahami perilaku keagamaan dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
  6. Mazidah, N. (2011). Religiusitas dan perubahan sosial dalam masyarakat industri. Jurnal Sosiologi Islam, 1(1)
  7. Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya
  8. Subadri, S. (2013). Natura esoterika. Yogyakarta: Jogja Gallery
  9. Subandi, M. A. (2009). Psikologi dzikir: Studi fenomenologi pengalaman transformasi religius. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  10. Thouless, R. H. (2000). Pengantar psikologi agama. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.