PERANCANGAN SISTEM ANTARMUKA BERBASIS HMI PADA PERANGKAT KERAS PENGEMASAN AIR MINUM

*Bagas Adi Luhung  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Sumardi Sumardi  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Budi Setiyono  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Published: 15 Jun 2015.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

 

Industri kecil menengah sekarang ini berkembang dengan baik. Sebagian besar UMKM masih ditemui kelemahan di sisi teknologi sebagai pendukung proses produksi. Kelemahan ini antara lain dalam hal terbatasnya bahan baku, ketidakmampuan mempertahankan kualitas pelayanan, produk, kurang mampu melakukan inovasi, serta peralatan dan teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana. Salah satu system yang berfungsi untuk memilimalisir kelemahan tersebut adalah sistem SCADA. SCADA pada plant pengemasan air minum dibuat dengan menggunakan personal computer (PC)  sebagai HMI dan master station, CX-supervisor sebagai program HMI. PLC Omron CPM1A sebagai jalur komunikasi antara master station dan slave station. slave station berupa modul  I/O yang tersambung pada relay dalam plant pengemasan air minum. Manajemen informasi dirancang menggunakan MS Access 2007 sebagai pengimpaan database yang tersambung dengan HMI. Pada penelitian ini terdapat 4 pengujian yaitu pengujian pengontrolan, monitoring, delay dan database. Dari hasil 4 pengujian tersebut didapatkan sistem berjalan dengan baik. Pada pengujian pengontrolan tombol start dan stop, plant dapat dimulai dan dihentikan sesuai dengan keinginan. Pengujian monitoring, HMI dapat mengikuti segala kondisi pada plant. Pada pengujian delay di dapat adanya delay 0.59 detik antara komunikasi HMI dan PLC . Dan pada pengujian database semua informasi yang dibutuhkan dapat disimpan dengan baik pada MS access 2007.

 

Kata-kunci:  PLC Omron CPM1A, Proses Pengisian, HMI, Database

 

 

Abstract

 

Small and medium scale industries are growing better nowadays. Most of Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) still meets its drawback such as low level of technology in order to support the production process. The drawback comprises limitation of materials, inability of maintaining the quality of the product and service, lack of innovation, and less advance of production equipment and technology. One of systems that can be used to alleviate the problem is supervisory control and data acquisition (SCADA).SCADA in mineral water packaging plant is built by using personal computer (PC) as human-machine interface (HMI) and master station; CX-supervisor is used as HMI program. Omron PLC, CPM1A, is used as communication line between master and slave stations. Slave station is an input-output module that connected to relays in the plant. Information management was designed utilizing Microsoft Access 2007 as data storage connected to HMI. In this research, there are four assessments carried out; control, monitoring, delay and database assesments. Based on the assessments, it can be inferred that system worked well. In the control assessment, the start and stop button can start and stop process well, respectively. Monitoring assessment, HMI can follow all condition of the plant.In delay assessment obtained for delay 0.59 second between HMI and PLC And in the database assessment, all of required informations could be stored properly in Ms. Access 2007.

 

Keywords: PLC Omron CPM1A, Filling Process, HMI, Database

Article Metrics: