PERHITUNGAN BIAYA SEWA JARINGAN TRANSMISI 500 KV JAWA-BALI DENGAN METODE MW-MILE

*Masyhur Rosyada  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Hermawan Hermawan  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Susatyo Handoko  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Published: 17 Mar 2015.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

 

Kebutuhan energi listrik di Indonesia  terus meningkat dengan pesat dari tahun ke tahun. Hal tersebut  apabila tidak segera diatasi akan menimbulkan permasalahan energi. Oleh karena itu Pemerintah Indonesia perlu merencanakan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan guna menanggulangi prediksi terjadinya krisis listrik di Indonesia pada tahun 2018. Salah satu upaya pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan untuk mengajak pihak swasta agar dapat membangun pembangkit listrik. Melalui skema Power Wheeling, pihak swasta dapat menggunakan pembangkit listriknya dengan cara  menyewa jaringan transmisi. Perhitungan biaya sewa jaringan transmisi tersebut dapat dihitung dengan Metode MW-Mile. Metode MW-Mile merupakan salah satu metode perhitungan biaya sewa jaringan transmisi. Prinsip Metode MW-mile yaitu dengan menghitung aliran daya aktif pada setiap saluran jaringan transmisi. Penelitian ini membahas tiga studi kasus. Biaya sewa jaringan pada studi kasus pertama antara Tanjung Jati – Ungaran dengan inject 50 MW adalah Rp1.353.470.045,-. Biaya sewa jaringan pada studi kasus kedua antara Tanjung Jati – Pedan dengan inject 100 MW adalah Rp5.163.486.339,-. Biaya sewa jaringan pada studi kasus ketiga antara Gresik –Cilegon dengan inject 200 MW adalah Rp29.257.444.883,-. Dari hasil perhitungan dan analisis, jika saluran transmisi semakin panjang  maka biaya sewa jaringan transmisi semakin besar.

 

Kata kunci : Sewa jaringan transmisi ,Metode MW-Mile, Power Wheeling

 

 

Abstract

 

Electricity demand from year to year in Indonesia always increase. If that case  not solved soon  will cause energy problems. Therefore, the Indonesian government needs to plan the development of electricity infrastructure to cope prediction of electricity crisis in Indonesia. One of the government's efforts to issue a policy to encourage the private sector in order to build a power plant. Through Power Wheeling scheme, the private sector can use their power plants by rent transmission. The calculation of the transmission network rental cost can be calculated by MW-Mile method. MW-Mile method is one of method to calculating the cost of transmission network rental. Principle of MW-Mile method is calculate the active power flow in each line transmission . This final assignment there are three case studies are discussed. The rental cost of first case study between Tanjung Jati – Ungaran with inject 50 MW is Rp1.353.470.045, -. The rental cost of second  case study between Tanjung Jati – Pedan with inject 100 MW is Rp5.163.486.339, -. The rental cost of third case study between Gresik – Cilegon with inject 200 MW is Rp29.257.444.883, -. From the calculation and analysis, if the transmission line is getting longer so the transmission network rental  cost will be bigger.

 

Keywords : Transmission network rental, MW-Mile Method, Power Wheeling

Article Metrics: