Departemen Teknik Elektro, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{Transient54622, author = {Hana Hamidah Johara Humaira and Yohanes Leonaldo Sinaga and Abdurrakhman Hamid Al-Azhari and Djuniadi Djuniadi}, title = {PERANGKAT KESEHATAN MULTISENSOR BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK PEMANTAUAN TANDA VITAL DAN DETEKSI JATUH}, journal = {Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro}, volume = {14}, number = {4}, year = {2026}, keywords = {Pemantauan Kesehatan; MAX30102; MPU6050; Blynk}, abstract = {Tingginya angka kematian dan kecacatan akibat henti jantung, desaturasi oksigen, dan jatuh pada pasien berisiko tinggi yang belum tertangani optimal oleh pemantauan manual dan sistem Internet of Things (IoT) yang masih terfragmentasi. Masalah utama yang diangkat adalah ketiadaan perangkat rumah rawat yang sekaligus memantau tanda vital dan kejadian jatuh dengan notifikasi darurat yang terukur latensinya untuk pasien stroke dan jantung. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi perangkat kesehatan multisensor HEALINK berbasis ESP32 yang mengintegrasikan sensor MAX30102 untuk detak jantung dan SpO₂, sensor MPU6050 untuk deteksi jatuh, tampilan lokal LCD, serta kanal peringatan otomatis melalui aplikasi Blynk sehingga memberikan pemantauan kontinu dan alarm kritis jarak jauh. Metode meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak dengan arsitektur super-loop , pengambilan data real time, pengujian akurasi Heart Rate dan SpO₂ terhadap oximeter rujukan, evaluasi deteksi jatuh menggunakan confusion matrix , serta pengukuran latensi end-to-end melalui pencatatan waktu di Serial Monitor dan analisis di Google Colab . Hasil menunjukkan akurasi HR mendekati 98 persen, akurasi SpO₂ sekitar 68-70 persen, deteksi jatuh dengan akurasi 85 persen dan spesifisitas 100 persen, serta latensi notifikasi sekitar 5 detik dengan jitter rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa HEALINK layak sebagai prototipe pemantauan rumah rawat berbiaya rendah, dengan implikasi perlunya peningkatan algoritma dan konfigurasi sensor terutama untuk modul SpO₂ dan sensitivitas deteksi jatuh agar pendukung keputusan klinis menjadi lebih andal.}, issn = {2685-0206}, pages = {161--167} doi = {10.14710/transient.v14i4.161-167}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/transient/article/view/54622} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Penulis yang menyerahkan naskah perlu menyetujui bahwa hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Transfer Hak Cipta dapat diunduh di sini: [Formulir Transfer Hak Cipta Transient]. Formulir hak cipta harus ditandatangani dan dikirim ke Editor dalam bentuk surat asli, dokumen pindaian atau faks:
Dr. Wahyudi (Ketua Editor)Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, IndonesiaJl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275 IndonesiaTelepon/Facs: 62-24-7460057Email: transient@elektro.undip.ac.id