SISTEM PENDETEKSI KADAR GAS METHANA (CH4) BERBASIS IOT MENGGUNAKAN NODEMCU ESP8266 DAN SENSOR GAS MQ-5

*Dhamastya Adhi Putra  -  Diponegoro University, Indonesia
Taufik Rahmadani  -  Diponegoro University, Indonesia
Andika Dwi Wicaksono  -  Diponegoro University, Indonesia
Aris Triwiyatno  -  Diponegoro University, Indonesia
Received: 11 Jul 2019; Published: 18 Aug 2019.
Open Access Copyright 2019 Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 258 357
Abstract

Sepanjang 2008-2010 setidaknya ada 270 kasus ledakan tabung gas LPG 3kg yang mana penyebab terjadinya kecelakaan LPG bukan diakibatkan oleh tabung, tapi karena kebocoran gas yang terjadi pada aksesoris tabung elpiji seperti rubber seal, selang dan regulator. Teknologi dengan menggunakan metode IOT (internet of things) marak dikembangkan belakangan ini, hal ini disebabkan kemudahan dalam penggunaannya serta didukung dengan kemampuan web server untuk memuat data dari berbagai sumber. Pada penelitian ini, dibuat alat pendeteksi dan monitoring kadar gas menggunakan  menggunakan  IoT (internet of things) dengan menggunakan NodeMCU ESP 8266 sebagai pengolah data. Dari penelitian ini, didapatkan bahwa metode IoT dengan pengambilan data yang dikirim ke web server serta dapat dilihat menggunakan koneksi internet dengan menampilkan data dari sensor tanpa dibatasi oleh jarak antar pengirim dan penerima data, sehingga IOT ini sangat berperan penting  dalam pengamatan data  lapangan. Pengujian menunjukkan dalam 15 menit rata-rata 201,4 ppm gas methana melalui server thingspeak dan dilakukan perbandingan melalui penggunaan alat kromatografi gas sebagai nilai kalibrasi dengan didapatkan nilai ∆ error yaitu 2,14%.

Keywords: LPG, IoT, NodeMCU ESP8266, sensor MQ-5, methana, CH4, server thingspeak, kromatografi gas

Article Metrics: