skip to main content

PERANCANGAN JARINGAN AKSES FIBER TO THE HOME PERUMAHAN HARMONY RESIDENCE JANGLI MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING

Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia

Editor(s):
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT under http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0.

Citation Format:
Abstract
Fiber To The Home (FTTH) merupakan infrastruktur jaringan akses yang menghubungkan pusat penyedia layanan telekomunikasi dengan rumah pengguna layanan menggunakan media transmisi serat optik. Perancangan jaringan akses FTTH saat ini masih memiliki kendala berupa penentuan lokasi penempatan Optical Distribution Point (ODP) secara manual tanpa metode sistematis, serta tidak terdapat daftar keanggotaan rumah calon pelanggan untuk suatu ODP berdasarkan jarak terdekat. Penggunaan algoritma K-Means Clustering pada perancangan jaringan akses FTTH untuk mengelompokkan rumah calon pelanggan menjadi beberapa kelompok sejumlah K berdasarkan jarak rumah terhadap ODP terdekat dapat menjadi solusi terhadap kendala tersebut. Perancangan tersebut dilakukan di Perumahan Harmony Residence Jangli Semarang. Hasil yang diperoleh yaitu penggunaan algoritma K-Means Clustering dengan nilai K=4 merupakan perancangan yang paling tepat untuk diimplementasikan berdasarkan okupasi ODP, koreksi lokasi penempatan ODP, panjang kabel serat optik maksimal, link power budget, serta biaya implementasi. Nilai tertinggi link power budget yang diperoleh yaitu 23,85 dB dan telah memenuhi ketentuan link power budget dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. sebesar ≤ 25 dB. Perancangan tersebut juga memiliki kelebihan berupa persentase okupasi ODP yang lebih tinggi dan biaya implementasi yang lebih murah jika dibandingkan dengan perancangan manual.
Fulltext View|Download
Keywords: Fiber To The Home; Optical Distribution Point; K-Means Clustering; Link Power Budget

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.