skip to main content

PERENCANAAN JARINGAN BACKBONE METRO ETHERNET KOTA SEMARANG TAHUN 2028 MENGGUNAKAN ALGORITMA DYSART DAN GEORGANAS SERTA METODE HUNGARIAN DAN FORECASTING KRUITHOF’S DOUBLE FACTOR

Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia

Editor(s):
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT

Citation Format:
Abstract

Teknologi Metro Ethernet merupakan perkembangan dari teknologi ethernet berbasis IP yang dapat diimplementasikan dalam area jaringan metropolitan Kota Semarang. Sifat masyarakat yang konsumtif akan kebutuhan telekomunikasi menyebabkan meningkatnya jumlah trafik dari tahun ke tahun. Hal ini mendorong penyedia layanan telekomunikasi untuk melakukan perencanaan infrastruktur jaringan dengan kualitas yang baik. Penelitian ini berfokus pada perencanaan jaringan backbone Metro Ethernet di Kota Semarang untuk kebutuhan bandwidth 10 tahun mendatang. Perencanaan dilakukan berdasarkan node existing di Kota Semarang dan rute yang optimal diperoleh dengan metode Hungarian untuk membentuk topologi ring. Forecasting trafik dilakukan dengan metode Kruithof’s double factor untuk memperoleh prediksi trafik point-to-point sebagai dasar dimensioning jaringan terhadap parameter utilisasi link berdasarkan standar QoS PT. Telkom Area Network Semarang untuk menentukan kapasitas link. Jaringan backbone Metro Ethernet di Kota Semarang pada tahun 2028 mendatang terdapat 11 node yang membentuk topologi multi-ring. Hasil forecasting menunjukkan beban trafik total pada tahun 2028 mencapai 2.300,371 Gbps. Hasil perencanaan jaringan menunjukkan bahwa kebutuhan kapasitas link terbesar pada tahun 2028 mencapai 6 x 100 Gb pada dua link SPL<->JHR dan CDI<->BMK dan kapasitas link terkecil adalah 2 x 10 Gb pada link GNK<->MPH dan MKG<->TUG.

Fulltext View|Download
Keywords: Metro Ethernet; Traffic forecasting; Network dimensioning; Link utilization; Travelling Salesman Problem

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.