skip to main content

PERILAKU FREKUENSI TERHADAP PELEPASAN BEBAN MANUAL (MANUAL LOAD SHEDDING) PADA SUB SISTEM KELISTRIKAN PEDAN

1Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang , Indonesia

2Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia, Indonesia

Editor(s): Aris Triwiyatno

Citation Format:
Abstract
Sistem tenaga listrik menjadi tidak stabil setelah terjadinya gangguan berat, misalnya gangguan sistem transmisi, perubahan beban secara tiba-tiba, terputusnya unit pembangkitan atau switching saluran. Oleh karena itu dibutuhkan profil kinerja frekuensi pada system tersebut agar penurunan frekuensi sistem tidak berkelanjutan dan mengakibatkan pemadaman total (black out) pada sistem. Salah satu tindakan untuk membuat sistem kembali stabil setelah gangguang adalah melakukan pelepasan beban (load shedding). Terdapat beberapa cara load shedding, misalnya menggunakan rele frekuensi atau menggunakan metode sensitivitas. Pada penelitian ini akan dilakukan beberapa skenario untuk menganalisa Standart Operational Procedure (SOP) Under Voltage Subsistem Ungaran tahun 2014 yang diimplementasikan pada Subsistem Pedan dan mengimplementasikan data Manual Load Shedding (MLS) yang dimiliki PLN Subsistem Pedan setelah simulasi frekuensi Subsistem Pedan berada dalam rentan 49-49,5 Hz. Hasilnya dibandingkan dengan penggunaan sensitivitas bus saat MLS dengan menerapkan daya aktif yang sama besar. Semua skenario dilakukan dengan aplikasi DIgSILENT PowerFactory 14.1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa prosedur pelepasan beban dengan SOP UV Subsistem Pedan tidak dapat digunakan pada Subsistem Pedan dan skema pelepasan beban berdasarkan metode sensitivitas dapat membuat frekuensi menjadi lebih baik dibangdingkan dengan skema MLS Subsistem Pedan yang dibuat oleh PLN.
Fulltext View|Download
Keywords: sistem tenaga listrik, stabilitas frekuensi, load shedding

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.