ANALISIS ARUS BOCOR DAN TEGANGAN FLASHOVER PADA ISOLATOR SUSPENSI 20 kV 3 SIRIP DENGAN 4 TIPE SIRIP BERBAHAN POLIMER RESIN EPOKSI SILANE SILIKA

*Dwi Aji Sulistyanto  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Hermawan Hermawan  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Abdul Syakur  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Published: 7 Dec 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

Isolator adalah peralatan listrik yang berfungsi untuk mengisolasi penghantar bertegangan dan menyangga penghantar. Isolator konvensional berbahan porselin dan kaca memiliki berat yang cukup tinggi dan bersifat menyerap air. Beberapa penelitian terdahulu didapatkan isolator resin epoksi dengan kode uji RTV24 memiliki kekuatan mekanis cukup tinggi yang tahan terhadap penuaan di daerah tropis, tapi ketika dilakukan pengujian dengan tegangan tinggi impuls isolator mengalami breakdown (pecah). Untuk mengatasi masalah ini perlu adanya peningkatan kekuatan dielektrik dengan memperbesar konstruksi isolator. Tugas akhir ini menganalisis dan membandingkan pengaruh empat tipe sirip (Shed Compact Type (SC), Shed Standart Type (SS), Shed Long Leakage Type (SL), Shed Extra Long Leakage Type (SE)) isolator polimer resin epoksi silane silika terhadap besarnya arus bocor dan tegangan flashover pada tingkat kelembaban 60% dan 70%. Tipe sirip isolator yang paling efektif dapat diperoleh dengan meningkatan kekuatan dielektriknya. Berdasarkan hasil penelitian dari keempat tipe sirip isolator polimer resin epoksi silane silika didapatkan jarak bocor terpanjang terdapat pada isolator tipe SE, sedangkan jarak flashover terpanjang terdapat pada isolator tipe SL. Nilai arus bocor semakin meningkat sebanding dengan meningkatnya tegangan terapan isolator dan berbanding terbalik dengan panjang jarak bocornya. Besarnya tegangan flashover sebanding dengan panjang jarak flashover dari isolator. Tingkat tegangan flashover dan arus bocor dipengaruhi oleh tingkat persentase kelembaban udara. Isolator tipe SE adalah tipe yang paling efektif dalam menurunkan nilai arus bocor, sedangkan isolator tipe SL adalah tipe yang paling efektif dalam meningkatkan tegangan flashover.

Kata Kunci : Isolator, arus bocor, tegangan flashover, jarak bocor, jarak flashover.

Abstract

Insulator iselectric equipment that serves to isolate the conductors voltage and supporting conductors. Conventional insulators made of porcelain and glass has high weight and are absorbing water. Several previous studies found an epoxy resin insulator with test code RTV24 have high mechanical strength that is resistant to aging in the tropics, but when tested with a high impulse voltage insulator breakdown (rupture). To solve this problem there is a needs to increase the dielectric strength of insulator by increasing insulator construction. The final assigment is to analyze and compare the effect of four types of fins (Compact Shed Type (SC), Shed Standard Type (SS), Long Leakage Shed Type (SL), Shed Extra Long Leakage Type (SE)) polymer insulator sealant silica epoxy resin to the amount of leakage current and flashover voltage on the moisture content of 60% and 70%. The effective type of fins insulator are most effective in increasing the dielectric strength. Based on the results of the four types of polymer insulator sealant silica epoxy resin obtained longest leaked distance found in SE type insulator, whereas the longest flashover distance found in type SL insulator. Value of the leakage current increases with increasing the applied voltage insulator and inversely proportional to the length of the distance leaking. Flashover voltage magnitude is proportional to the length of the insulator flashover distance. Rate flashover voltage and the leakage current is influenced by the level of humidity percentage. Insulator SE type is most effective type to decrease the value of leakage current, while the SL type insulator is the most effective one increasing voltage flashover.

Keywords: Insulator, leakage current, flashover voltage, leakage distance, flashover distance.

Article Metrics: